TMMD Membangun Rasa Percaya Diri Masyarakat

125
Suharsono menjadi Irup dalam pembukaan TMMD Sengkuyung tahap II Reguler ke-102 TA 2018 di Lapangan Klangon,Desa Argosari,Kecamatan Sedayu,Selasa (10/07/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Secara resmi program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap II Reguler ke-102 TA 2018 dibuka dengan upacara di Lapangan Klangon Desa Argosari, Sedayu,Selasa (10/07/2018).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Bantul H Suharsono dan diikuti peserta upacara dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, Linmas, Tagana, Paksi Katon, Pemuda Pancasila, RAPI, Banser, Pamong Desa dan siswa sekolah dengan Komandan Upacara Pj Danramil 03/Kasihan,Kapten (Inf) Rajiko.

Adapun tema TMMD kali ini adalah “TNI Manunggal dengan Rakyat Membangun Karakter dan Kemandirian Bangsa”.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kolonel Inf Andik Prastyo Awi Bowo Sip. M. Si Kasi Ter Rem 072/Pamungkas, Letkol Inf Yuswanto Dandim 0729/Bantul, AKBP Sahat M Hasibuan Kapolres Bantul,anggota DPRD Bantul asal sedayu, Muspika Sedayu dan ratusan tamu undangan lain.

Baca Juga :  Angin Kencang Sapu Sejumlah Desa di Dua Kecamatan

Kapten chb Hermanto Pasiter Kodim 0729/Bantul dalam laporannya mengatakan lokasi TMMD Sengkuyung tahap 2  -2018 di desa Argosari, Sedayu dengan pelaksanaan selama 30 hari yakni 10 Juli hingg 8 Agustus 2018.

Adapun sasarannya untuk fisik adalah pembangunan Jembatan  dengan panjang 6,5 meter, Lebar  4,5 meter, tinggi 3 meter dan tebal 0,20 meter.

“Juga dilakukan perbaikan untuk lima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” katanya.

Rumah tersebut adalah milik Agusman,Pardal, Ny Waginem,Samsuri  dan Salimin.

Sementara untuk sasaran non fisik berupa Penyuluhan Pendidikan Penyuluhan Kamtibmas dan Teroris, Penyuluhan Kesehatan/KB, Penyuluhan Lingkungan Hidup, Penyuluhan Kependudukan, Perkoperasian dan Pertanian serta Penyuluhan Tentang Radikalisme.

Setiap hari dikerahkan 130 personel dengan rincian TNI 45 orang, Polres 5 orang, Pemda 5 orang, Ormas 15 orang,  Linmas 10 orang,Tagana 10 orang dan masyarakat 40 orang.

Baca Juga :  Tekan Kasus Kekerasan Anak, Ini Caranya

Sedangkan Bupati mengatakan TMMD bukan hanya semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa tapi juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat, agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiap siagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi serta menata dan membangun kehidupan semakin baik.

“Dalam kebersamaan dan kegotong royongan yang terus kita kembangkan, banyak kemudahan yang akan kita dapatkan untuk mengatasi persoalan kini dan yang ada di depan.  Saatnya kita bersama sama torehkan karya yang punya nilai kebaikan dan membahagiakan bersama, kita uraikan benang kusut persoalan dengan solusi tepat dan mensejahterakan,”katanya. (SM)