Sabtu, 24 Okt 2020,


ada-budidaya-ikan-kincir-air-di-desa-candibinangunWakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, memanen ikan yang dibudidayakan dengan metode kincir air. (istimewa)


Nila Jalasutra

Ada Budidaya Ikan Kincir Air di Desa Candibinangun


SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pemkab bersama Polres Sleman kembali mencanangkan Kampung Tangguh Nusantara. Kali ini, pencanangan dilakukan untuk Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem, Sleman.
 

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, didampingi Kapolres Sleman, AKBP Anton Firmanto, menandai pencanangan itu dengan pengguntingan pita dan pemukulan kentongan di Kampung Minapadi Samberembe, Rabu (26/8/2020).
 


Baca Lainnya :

Kapolres Sleman, AKBP Anton Firmanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa Desa Candibinangun merupakan pencanangan keempat Kampung Tangguh Nusantara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Polres Sleman.
 

“Pencanangan Kampung Tangguh Nusantara di wilayah Kabupaten Sleman diawali di Desa Sukoharjo, kemudian Desa Tridadi di Dusun Jaban, Desa Condongcatur dan kali ini Desa Candibinangun Pakem,” jelasnya.
 


Baca Lainnya :

AKBP Anton Firmanto dalam kegiatan tersebut juga menjelaskan, tujuan program Kampung Tangguh Nusantara adalah menciptakan kampung-kampung yang tangguh, khususnya tangguh dalam menghadapi bencana non-alam yaitu pandemi Covid-19 dengan menguatkan lima hal, yaitu keamanan, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan tangguh informasi kreatif.
 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sri Muslimatun beserta Kapolres Sleman dan jajarannya melakukan kunjungan secara langsung dengan mendatangi beberapa tempat di wilayah Kampung Samberembe.
 

Adapun beberapa tempat yang dikunjungi rombongan Wakil Bupati Sleman yaitu tempat budidaya ikan dengan metode kincir air (Si Budi Dikucir) dan juga mengunjungi produksi olahan makanan yang terbuat dari bahan utama berupa ikan serta melakukan panen ikan nila dengan metode mina padi.
 

Sri Muslimatun menyatakan dukungannya terhadap program pencanangan Kampung Tangguh Nusantara di wilayah Kabupaten Sleman. Menurut Sri Muslimatun, untuk mewujudkan program Kampung Tangguh Nusantara perlu dilakukan evaluasi rutin dalam pelaksanaannya. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat tetap bersemangat bersatu padu dalam menghadapi Covid-19.
 

“Perlu dijalin sinergi dengan berbagai pihak agar dapat mendukung terwujudnya Kampung Tangguh Nusantara di seluruh wilayah Kabupaten Sleman," katanya.
 

Sri Muslimatun juga mengatakan, dengan dicanangkannya Kampung Tangguh Nusantara tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan ketangguhan masyarakat, khususnya Desa Candibinangun dalam mengelola risiko bencana lokal serta dapat lebih meningkatkan kedisiplinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan sebagai langkah penanggulangan wabah Covid-19. (eru)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini