Selasa, 28 Sep 2021,


agustus-padat-karya-siap-digulirkanZoom meeting kaitan proyek padat karya, Rabu (28/7/2021). (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
Agustus, Padat Karya Siap Digulirkan

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL--Program padat karya siap digelar pada bulan Agustus mendatang. Baik yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemda DIY ataupun dari sumber anggaran DPRD Bantul. Sebagai salah satu persiapan, telah dilakukan rapat virtual jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Bantul dengan Pengawas Lapangan (PL), Rabu (28/7/2021).


Sekretaris Disnakertrans Bantul Istirul Widilastuti mengatakan, jika dana yang bersumber dari BKK ada 60 lokasi dengan anggaran masing-masing titik Rp 160 juta. Pengerjaan dilakukan sejak 4 Agustus dan dikerjakan selama 18 hari.


“Rencananya Pak Bupati akan meletakan batu pertama kegiatan di wilayah Pajangan,”kata Tirul.

Kira-kira sepekan setelahnya, akan dimulai proyek padat karya yang bersumber dari APBD Bantul untuk 103 titik dengan anggaran setiap titik Rp 100 juta. Pengerjaan dilakukan selama 21 hari.


“Dalam pelaksanaan proyek harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) karena saat ini dalam situasi pandemi Covid-19,”kata Istirul.

Kegiatan padat karya, lanjutnya, diharapkan mampu memberikan solusi terkait kesulitan yang dialami masyarakat. Misal ada pekerja dirumahkan bahkan hingga mengalami PHK sebagai dampak pandemi.

“Banyak saudara-saudara kita yang mengalami hal tersebut. Saya berharap adanya padat karya ini menjadi salah satu cara untuk membantu kondisi yang ada, walaupun sifatnya jangka pendek,”katanya.

Diharapkan perekonomian masyarakat ikut terdongkrak, khususnya di wilayah yang mendapat program padat karya.

“Misalnya warung-warung juga ikut laris dengan adanya program. Itu harapan kami, “katanya.

Nantinya dalam bekerja, para pekerja atau anggota kelompon juga mendapat Hari Orang Kerja (HOK). Untuk proyek padat karya BKK digarap 2 kelompok atau 52 orang, dan untuk proyek APBD diharap 1 kelompok terdiri 26 orang mulai ketua kelompok, tukang hingga pekerja. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini