Arus Kendaraan Mulai Padat

25
Arus kendaraan pemudik mulai memadati ruas jalan Wates seperti terlihat di simpang empat Pedes. Begitu pun untuk ruas jalan Srandakan kondisinya sama. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Memasuki H-2 Idul Fitri 1439 Hijriyah, Rabu (13/06/2018), arus kendaraan yang memasuki wilayah DIY baik dari jalur utama Jalan Wates ataupun jalur selatan melalui Jembatan Srandakan terpantau padat.

Kendaraan terlihat mulai memasuki wilayah DIY dengan kepadatan tinggi sejak pagi hingga siang hari. Bahkan untuk memperlencar arus, petugas kepolisian yang berjaga di Pos Langtas Sedayu melakukan penarikan secara manual agar tidak ada penumpukan kendaraan.

Kapolsek Sedayu  Kompol Sugiarto Amd mengatakan  sesuai prediksi memang puncak mudik terjadi Rabu (13/06/2018) dan Kamis (14/06/2018). Untuk itu petugas melakukan berbagai upaya antisipasi agar tidak ada kemacetan yang tidak diinginkan.

“Ada penarikan manual di Pos lantas Sedayu. Sekiranya nanti ada penumpukan kita melakukan hal yang sama, baik itu di simpang Klangon ataupun juga di simpang empat Pedes,” kata Kapolsek.

Baca Juga :  Semoga Jogja Bebas dari Sengkuni

Petugas juga sudah mempersiapkan jalur-jalur alternatif manakala ada kemacetan di jalur utama tersebut. Baik itu melalui Pos Lantas ke arah Selatan menuju Pajangan dan Bantul ataupun ke arah utara menuju Godean ataupun Kota Jogja.

Total untuk petugas Pos Pam Sedayu ada 29 personel yang terbagi dua regu dan berjaga selama 24 jam. Selain juga ada tambahan personel dari Pramuka, Paksikaton ataupun relawan.

Kendaraan yang memasuki DIY melalui jalur selatan dan masuk melalui Srandakan juga terpantau padat. (sol)