Senin, 18 Jan 2021,


bekas-terminal-disulap-menjadi-gedung-showroom-produk-ukmPengunjung showroom dan pameran produk UKM di gedung showroom UKM Cawas Kabupaten Klaten. (masal gurusinga/koranbernas.id)


Masal Gurusinga

Bekas Terminal Disulap Menjadi Gedung Showroom Produk UKM


SHARE

KORANBERNAS.ID,KLATEN-- Para pelaku usaha kecil mikro (UKM) di wilayah eks Pembantu Bupati (kawedanan) Pedan, boleh berbangga hati menyusul diresmikannya gedung showroom UKM di bekas terminal Cawas Kabupaten Klaten, Selasa (24/11/2020).

Peresmian oleh Kepala Dinas Perdagangan dan UKM (Disdagkop UKM) Kabupaten Klaten Bambang Sigit Sinugroho itu, dilanjutkan pembukaan produk UKM dari wilayah eks Kawedanan Pedan.


Showroom ini untuk usaha mikro. Sementara untuk pameran produk dulu. Ke depannya direncanakan untuk galeri dan toko,” katanya di sela-sela peresmian gedung dan pembukaan pameran.

Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Klaten itu nenambahkan, agar produk UKM di wilayah eks Kawedanan Pedan bisa dititipkan di showroom tersebut, maka kepala desa harus menyampaikan atau nenginformasikannya kepada UKM di wilayah mereka.


Produk UKM yang dipamerkan di showroom tersebut ada 4 klaster masing-masing klaster lurik 6 UKM, klaster makanan 5 UKM, klaster batik 3 UKM dan klaster handycraft 5 UKM.

Bambang Sigit berharap, dengan dibukanya pameran dan peresmian gedung showroom tersebut bisa membantu menpertemukan para pemilik UKM khas di wilayah eks Kawedanan Pedan dan sebagai survey pasar produk UKM.

Pameran produk UKM mulai buka pukul 08:00 hingga 20:00 WIB. Pengunjung juga bisa memperoleh semua informasi terkait produk unggulan di wilayah eks Kawedanan Pedan.

Meski baru saja dibuka dan diresmikan, pengunjung mulai berdatangan. Ada yang berasal dari wilayah sekitar dan ada juga dari luar daerah.

Seperti dikemukakan Ibu Mawar, dari Sukoharjo. Kepada koranbernas.id, dia menceritakan tertarik berkunjung karena di Klaten banyak UKM.

“Saya tertarik kesini karena banyak produk UKM. Tadinya saya kira disini sekalian ada demo produk UKM ternyata belum ada,” kata Mawar yang mengaku sebagai pengurus bank sampah di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah ini. (*)

 


TAGS: UMKM  pedan  klaten 

SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini