atas1

Balaikota Yogyakarta Steril dari Miras dan Narkoba

Jumat, 28 Jun 2019 | 20:18:27 WIB, Dilihat 417 Kali - Oleh warjono

SHARE


Balaikota Yogyakarta Steril dari Miras dan Narkoba Pemenang lomba Duta Anti Narkoba tingkat pelajar menerima penghargaan usai Upacara Puncak Peringatan HANI 2019 di halaman Balaikota Yogyakarta. (istimewa)

Baca Juga : Kuncinya, Uang Berputar di Daerah Sendiri


KORANBERNAS.ID – Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bersama instansi terkait berkomitmen menjadikan Balaikota Yogyakarta steril dari minuman keras (miras) dan narkoba.

Pencanangan Balaikota Yogyakarta sebagai Kawasan Tanpa Narkoba dan Miras tersebut secara simbolis dilakukan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Rabu (26/6/2019), bersamaan dengan Upacara Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 yang berlangsung di halaman balaikota setempat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Brigjen Pol Drs Triwarno Atmojo. Sedangkan Komandan Upacara Kepala BNNK Yogyakarta AKBP Khamdani S Sos.

Adapun peserta upacara sejumlah kurang lebih 1.500 orang. Mereka merupakan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta, pelajar SMP dan SMA, satgas antinarkoba dari berbagai kelompok, LSM maupun pegiat dan relawan antinarkoba dari berbagai komunitas seperti IWAPI, WITT maupun komunitas motor.

Hadir pula perwakilan BNNK Kulonprogo dan Gunungkidul, jajaran BNNK Bantul, BNNK Sleman dan BNNK Yogyakarta. Tak ketinggalan, Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam X, jajaran Forkompinda, tamu undangan dan tokoh masyarakat juga hadir.

Wakil Presiden RI dalam amanatnya dibacakan Brigjen Pol Drs Triwarno Atmojo  menyampaikan kejahatan narkotika merupakan tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia sebagai negara kepulauan.

Seluruh elemen masyarakat harus ikut menangani sebab kejahatan ini mengancam eksistensi bangsa serta ketahanan nasional.

Pemangku kepentingan dan masyarakat perlu bekerja sama memaksimalkan potensi sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan bebas narkotika.

Generasi muda yang terlindungi dari pengaruh penyalahgunaan narkotika menjadi salah satu penentu keberhasilan mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan mandiri.

“Penyalahgunaan narkotika harus diatasi terstruktur, melibatkan seluruh komponen bangsa dan harus seimbang melalui pendekatan hukum, sosial serta pendidikan,” ujarnya.

Selain itu, juga diperlukan komitmen yang kuat untuk memerangi bahaya narkotika sampai tuntas, termasuk melibatkan peran generasi muda milenial yang sangat melek teknologi informasi.

“Marilah berjuang bersama, bekerja sekuat tenaga menjadikan negara kita bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Jika masyarakat sehat maka negara akan kuat,” kata dia.

Usai upacara, Wakil Gubernur DIY didamping Kepala BNNP DIY dan Walikota Yogyakarta menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba Duta Anti Narkoba tingkat pelajar.

Juara 1 diraih SMPN 8 Yogyakarta, Juara 2 Madrasah Mualimin, Juara 3  SMPN 7 Yogyakarta dan Juara 4  SMPIT Abu Bakar Yogyakarta.

Semua pemenang memperoleh piagam penghargaan dan uang pembinaan.

Satu rangkaian dengan acara itu ditampilkan hiburan fragmen bertema antinarkoba, Guyon Maton dan band Braves Boy. (SMl)



Kamis, 27 Jun 2019, 20:18:27 WIB Oleh : Sholihul Hadi 283 View
Kuncinya, Uang Berputar di Daerah Sendiri
Kamis, 27 Jun 2019, 20:18:27 WIB Oleh : Nila Jalasutra 208 View
Sleman Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak
Kamis, 27 Jun 2019, 20:18:27 WIB Oleh : Sholihul Hadi 307 View
Ke DIY, DPRD Kabupaten Sarmi Papua Pelajari Tata Kelola Bumdes

Tuliskan Komentar