atas1

Begini Cara Pemdes Pasung Menafaatkan Bangunan Sekolah Mengkrak

Jumat, 24 Jan 2020 | 18:22:33 WIB, Dilihat 164 Kali
Penulis : Masal Gurusinga
Redaktur

SHARE


Begini Cara Pemdes Pasung Menafaatkan Bangunan Sekolah Mengkrak Bekas bangunan SD Pasung 2 Wedi yang akan dimanfaatkan menjadi kantor BUMDes dan rest area oleh Pemdes Pasung Kecamatan Wedi. (Masal Gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Selama 2019, Terjadi 78 Bencana Alam


KORANBERNAS.ID, KLATEN--Pemerintah Desa (Pemdes) Pasung Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten, akan menjadikan bekas bangunan SD Pasung 2 sebagai kawasan rest area dan kantor BUMDes setempat. Itu dilakukan, untuk menghindari terjadinya kerusakan pada bangunan, akibat tidak terawat pasca regrouping pada tahun 2017 lalu. Langkah ini juga bentuk mengembangkan agrowisata di desa tersebut.

Selain akan merenovasi bangunan bekas sekolah, di kawasan itu juga akan dibangun gedung pertemuan dan sanggar seni. Saat ini, sedang dibangun kolam pemancingan yang nantinya bisa dimanfaatkan pengunjung untuk menyalurkan hobi dan wisata kuliner.

“Nantinya resto yang sudah ada juga akan dipindahkan ke sana,”kata Kepala Desa Pasung, Sumarsono, Jumat (24/1/2020).

Sumarsono menambahkan, pembangunan kawasan itu memang butuh waktu dan anggaran. Namun Pemdes Pasung menargetkan selesai tiga tahun, dengan total anggaran Rp 2 Miliar.

“Tahun ini kami ajukan permohonan bantuan ke provinsi, agar tahun 2021 bisa dimulai pembangunannya,” terangnya.

Saat ini, Pemdes Pasung telah mengawali pembangunan agrowisata di Desa Pasung. Pemerintah desa setempat telah membangun sarana dan prasarana pendukung. Seperti mengaspal seluruh jalan desa dan memperlebar akses jalan menuju bekas bangunan SD Pasung 2.

SD Pasung 2 diusulkan diregrouping pada tahun 2017 karena faktor kekurangan murid. Guru, murid dan aset sekolah telah dipindahkan ke SD Pasung 1 yang lokasinya bersebelahan dengan Kantor Desa Pasung.

Pemerintah desa telah mengantongi izin dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, untuk pemanfaatan bangunan. Setelah mengantongi izin itulah, maka kawasan tersebut akan dimanfaatkan sebagai rest area, kantor BUMDes dan lain sebagainya.

Saat ini BUMDes Pasung telah memiliki usaha resto. Resto yang baru berumur 5 bulan itu, ternyata bisa mandiri dan berkembang pesat. Itu ditandai dengan jumlah karyawan yang lebih dari 10 orang dan pengunjung yang datang.

Ke depannya, Pemdes Pasung juga akan menjadikan kawasan tersebut menjadi kawasan wisata edukasi, yang tentunya dilengkapi fasilitas penunjang lain.

Senada dikemukakan Koordinator Pendidikan Kecamatan Wedi, Sudibyo. Kepada koranbernas.id, dia menjelaskan bekas bangunan SD Pasung 2 akan dijadikan kantor BUMDes oleh Pemerintah Desa Pasung. (SM)

 



Jumat, 24 Jan 2020, 18:22:33 WIB Oleh : Nila Jalasutra 154 View
Selama 2019, Terjadi 78 Bencana Alam
Jumat, 24 Jan 2020, 18:22:33 WIB Oleh : Redaktur 193 View
Horaios Malioboro Tawarkan Life full of Love Romantic Dinner
Jumat, 24 Jan 2020, 18:22:33 WIB Oleh : Sari Wijaya 543 View
PAN Siap Bangun Poros Tengah

Tuliskan Komentar