bregada-dan-tumpengan-deda-condongcatur-raih-rekor-muriKepala Desa Condongcatur, Reno Chandra Sangaji, menerima sertifikat Rekor MURI atas keberhasilan Desa Condongcatur, Kecamatan Depok mengadakan kirab 1000 bregada dan tumpengan. (istimewa)


bid-jalasutra

Bregada dan Tumpengan Deda Condongcatur Raih Rekor MURI

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Pemerintah Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, berhasil mencatatkan namanya di Museum Rekor Indonesia (MURI) pada kegiatan yang bertajuk Festival Tumpeng Nusantara, Minggu (1/3/2020), di Taman Kuliner Condongcatur. Total ada 1000 tumpeng dan dan pasukan bregada yang dikirab pada kegiatan tersebut.
 

“Rekor ini diberikan atas penyelenggaraan Kirab Bregada terbanyak dengan membawa tumpeng. Bahkan setelah kita verifikasi, jumlahnya ada 1007 tumpeng,” jelas Fida, salah seorang perwakilan dari MURI.
 


Baca Lainnya :

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, mengaku bangga dan mengapresiasi segenap warga Desa Condongcatur yang telah menyukseskan acara tersebut. Kerukunan dan kekompakan yang ditunjukkan warga Desa Condongcatur, menurutnya, merupakan hal yang sangat berharga untuk proses pembangunan di Kabupaten Sleman.
 

“Ini adalah modal untuk mewujudkan Sleman yang semakin sejahtera, mandiri dan berbudaya,” kata Sri Muslimatun.
 


Baca Lainnya :

Sementara Reno Chandra Sangaji selaku Kepala Desa Condongcatur menyebutkan, Desa Condongcatur merupakan desa yang ada di pusat keramaian Kabupaten Sleman. Menurutnya, dengan kondisi masyarakat yang heterogen itu bukan alasan untuk tidak merawat tradisi dan budaya sendiri. Dia juga mengungkapkan Pemerintah Desa Condongcatur terbuka bagi semua masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan oleh Pemerintah Desa Condongcatur.
 

“Pesan saya kepada semua masyarakat Desa Condongcatur, bahwa Condongcatur untuk semua,” ucapnya.
 

Hadir pula pada kesempatan tersebut Asisten Sekda Perekonomian dan Pembangunan Pemda DIY Tri Saktiyana, Perwakilan DPRD Sleman, Kepala OPD Kabupaten Sleman dan Camat Depok. Acara diakhiri dengan berebut gunungan sayur-mayur oleh warga. (eru)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini