atas1

Ingat Jenderal Sudirman, Radikalisme Tak Bakal Subur

Selasa, 30 Jul 2019 | 19:07:53 WIB, Dilihat 640 Kali
Penulis : Rosihan Anwar
Redaktur

SHARE


Ingat Jenderal Sudirman, Radikalisme Tak Bakal Subur Menhan Ryamizard Ryacudu berziarah ke Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kusumanegara Yogyakarta, Selasa (30/7/2019) pagi, khususnya ke pusara Jenderal Sudirman. (rosihan anwar/koranbernas.id)

Baca Juga : Surya Paloh Sebut Buya Safii Senior Dekatnya


KORANBERNAS.ID -- Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meminta agar generasi muda saat ini mengenang kembali jasa para pahlawan. Ketika melakukan safari kunjungan ke Yogyakarta, Selasa (30/7/2019), mantan Pangkostrad dan Kepala Staf AD itu menyempatkan diri berziarah ke pusara Panglima Besar Jenderal Sudirman.

“Kita ke sini untuk mengenang pendiri bangsa, pendiri TNI. Sebab itu kita ziarah ke tempat bapak kita. Bapak kita itu siapa ya Jenderal Sudirman,” ujarnya.

Menurut Menhan banyak teladan baik yang harus ditiru dari sosok Jenderal Sudirman. Termasuk kegigihan Panglima Besar Sudirman yang berjuang mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI dalam keadaan sakit serta tinggal sebelah paru-paru yang berfungsi.

“Saya ingin semua termasuk TNI untuk ingat pesan-pesan Jenderal Sudirman. Kita di sini, maknanya untuk mengingat pesan-pesan Jenderal Besar Sudirman,” ungkapnya pada Selasa pagi.

Ryamizard juga menyempatkan berkunjung ke Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta. Ketika ditanya media tentang hasil penelitian Kemenhan tentang adanya anggota TNI yang terpapar paham radikalisme, Menhan sendiri menyebutkan, Kementerian Pertahanan dan TNI terus berupaya mengentaskan paham-paham yang tak sesuai dengan semangat  ideologi bangsa Pancasila.

“Kemarin ada tiga (persen), tapi bukan karena mereka tidak mau, tetapi sudah agak meluntur karena sikap-sikapnya sudah tidak Pancasila lagi,” kata Menhan.

Ingat sumpah prajurit

Ryamizard juga mengingatkan agar seluruh personil TNI mengingat kembali sumpah dan janjinya sebagai prajurit, termasuk Sapta Marga TNI untuk menjunjung tinggi dan menjaga Pancasila. Hal itu karena TNI merupakan garda terdepan penjaga ideologi negara dan juga NKRI.

“Padahal TNI itu sumpahnya, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila. Kemudian pada Sapta Marga kita berjanji pada negara, kami patriot Indonesia sebagai pendukung serta pembela ideology negara, bertanggung jawab dan tidak kenal menyerah. Itu jelas sekali,” tutur Ryamizard.  

Usai berziarah di pusara Jenderal Sudirman, Menhan Ryamizard Ryacudu menyatakan, pihaknya bersama TNI akan terus menyebarkan nilai-nilai Pancasila ke seluruh lapisan masyarakat agar benih-benih radikalisme tidak tumbuh subur di negeri ini.

“Ya kita dari kementerian dan angkatan darat, laut dan udara akan ke pelosok-pelosok agar masyarakat lebih mengerti apa itu Pancasila,” tandasnya.

Menhan sempat mengeluarkan pernyataan pada pertengahan Juni lalu bahwa sekitar 3%  anggota TNI dan purnawirawan yang terpapar paham radikalisme. Penelitian yang dilakukan Kemenhan itu juga menyebutkan beberapa kelompok masyarakat mulai dari pelajar dan mahasiswa, ASN dan pegawai BUMN juga terindikasi terpapar paham radikalisme. (ros)

 



Selasa, 30 Jul 2019, 19:07:53 WIB Oleh : Sholihul Hadi 313 View
Surya Paloh Sebut Buya Safii Senior Dekatnya
Minggu, 28 Jul 2019, 19:07:53 WIB Oleh : Rosihan Anwar 775 View
Jutaan Petani Dirugikan Akibat Meluasnya Gula Rafinasi
Minggu, 28 Jul 2019, 19:07:53 WIB Oleh : Arie Giyarto 964 View
Sangat Panas, Suhu di Mekkah 45 Derajat Celcius

Tuliskan Komentar