ingin-jadi-paskibraka-daftar-saja-ke-disporaWakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. ( w asmani/koranbernas.id)


asmani

Ingin jadi Paskibraka? Daftar Saja ke Dispora

SHARE

KORANBERNAS.ID --Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) berupaya mencari bibit Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Pencarian dilakukan untuk mendapatkan hasil yang baik.

"Berbeda kalau hanya menunggu maka dapatnya seadanya," papar Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi di sela Training of Trainer (pelatihan peleton inti), untuk SMP, SMA dan organisasi kepemudaan (seperti Banser, Pemuda Muhammadiyah dan sebagainya) di Wisma Sargede, Jumat (15/2/2019).


Baca Lainnya :

Menurut Heroe untuk mendapatkan paskibraka yang bagus maka pelatihnya pun harus kompeten. Karena itu dispora menggelar pelatihan agar mereka mempunyai cara pandang yang sama dalam program peleton inti.

"Melalui training itu, bisa memberikan standar latihan," papar Heroe. 


Baca Lainnya :

Menurutnya, banyak sekolah yang menginginkan punya pelatih yang baik. Tetapi mereka tidak tahu harus mencari kemana. Untuk itu jika sekolah mencari pelatih yang baik, bisa datang ke Dispora.

"Selepas pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan sertifikat," ujarnya.

Sementara Kepala Dispora Kota Yogyakarta, Edi Heri Swasana mengatakan ToT diikuti guru

SMP, SMA /sederajat dan Organisasi Kepemudaan se kota Yogyakarta.

 "Agar para pelatih tersebut, memiliki pemahan yang sama," ujarnya.

Menurut Edi, dalam pelatihan tersebut peserta belajar memahami Peraturan Panglima TNI (teori Perpang).

"Pelatih mengajak peserta untuk memahami teorinya," jelasnya. 

Lanjut Edi, setelah mendapatkan pelatihan teori kemudian mereka mempraktekannya. Kalau teori dan praktek sudah dipahami, maka bisa dipraktekan di kesatuannnya (sekolah) masing-masing. Untuk latihan paskibraka, pedomannya semua sama, standart juga sama. 

"Maka jika Purna Paskibraka Indonesia (PPI) mengadakan lomba, panduannya sama," terang Edi.

Peserta TOT tersebut ditargetkan 100 orang, yang hadir baru 98 orang. Pelatihan dilakukan selama 3 hari (15-17/2/2019) di asrama. Ketentuan dalam pelatihan kali ini adalah kedisiplinan, sebagai indikator kepatuhan di asrama.(yve)

 

TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini