atas1

Jangan Lupa Gotong Royong

Senin, 20 Mei 2019 | 14:58:47 WIB, Dilihat 126 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Jangan Lupa Gotong Royong Usai melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 di lapangan Pemda Sleman, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun melaksanakan ziarah di Makam Pahlawan Dr Wahidin Sudirohusodo yang berada di Mlati, Kabupaten Sleman, Senin (20/5/2019).(istimewa)

Baca Juga : Pasar Murah Ringankan Kebutuhan Lebaran


KORANBERNAS.ID--Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2019, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan upacara bendera di lapangan Pemkab Sleman, Senin (20/5/2019). Tema yang diangkat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini adalah “Bangkit Untuk Bersatu”.

Bertindak sebagai inspektur upacara pagi tersebut Wakil Bupati Sleman, Dra Hj Sri Muslimatun MKes. Dalam sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang dibacakan oleh Sri Muslimatun diawali dengan kutipan Sumpah Palapa yang pernah diucapkan Mahapatih Gajah Mada. Sri Muslimatun mengatakan bahwa sumpah tersebut mengandung inspirasi untuk mengobarkan semangat persatuan. Hal tersebut menurutnya masih sangat relevan hingga kini, terlebih dalam situasi pasca pemilu yang rawan terjadi gesekan dan perpecahan di masyarakat.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita,” ujarnya.

Sri Muslimatun juga mengajak untuk kembali menghidupkan semangat gotong-royong dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya gotong-royong merupakan kunci persatuan bangsa kita yang besar dan majemuk ini sejak berabad-abad silam. Bahkan Bung Karno, bapak Proklamator Republik Indonesia, pernah mengatakan bahwa Pancasila dapat diperas menjadi satu sila, yakni gotong-royong.

“Sebagai orang jawa, kita mempunyai yel-yel “holopis-kuntul baris”. Yel yel ini digunakan sebagai paduan suara untuk memberi semangat ketika mengerjakan tugas berat yang hanya bisa dikerjakan secara bergotong-royong, bersama-sama,” jelas Sri Muslimatun.

Usai melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 di lapangan Pemda Sleman, Wakil Bupati Sleman bersama dengan sejumlah pejabat OPD Pemerintah Kabupaten Sleman melaksanakan ziarah di Makam Pahlawan Dr Wahidin Sudirohusodo yang berada di Mlati, Kabupaten Sleman.
Kegiatan ziarah tersebut diawali dengan pelaksanaan upacara penghormatan yang dipimpin oleh Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Kav Puji Setiono. Usal melakukan upacara penghormatan, Wakil Bupati Sleman bersama dengan peserta upacara lainnya melakukan tabor bunga di Makam. Sri Muslimatun dalam kegiatan tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesatuan dan persatuan.

“Sesuai dengan tema Hari Kebangkitan kali ini yaitu Bangkit Untuk Bersatu, makan kita harus menjadikan Indonesia bangkit dan bersatu,” ujarnya.

Sri Muslimatun juga menjelaskan bahwa pada saat ini merupakan momentum untuk menjaga persatuan dan kesatuan usai melaksanakan pemilu 2019. Sri Muslimatun menghimbau agar momen pemilu yang telah usai dan kini tinggal menunggu hasilnya, agar tidak menjadikan pemecah belah kesatuan dan persatuan bangsa.(yve)



Senin, 20 Mei 2019, 14:58:47 WIB Oleh : Endri Yarsana 147 View
Pasar Murah Ringankan Kebutuhan Lebaran
Senin, 20 Mei 2019, 14:58:47 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 198 View
Tenang, 5.000 Personil Siap Amankan Lebaran di Jogja
Senin, 20 Mei 2019, 14:58:47 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 699 View
Patut Dicontoh, Ini Cara SMA 10 Rayakan Kelulusan

Tuliskan Komentar