atas1

Jumat Ramah, Polisi Kerja Bakti di Kelenteng

Jumat, 24 Jan 2020 | 13:37:42 WIB, Dilihat 153 Kali
Penulis : Nanang WH
Redaktur

SHARE


Jumat Ramah, Polisi Kerja Bakti di Kelenteng Kegiatan Jumat Ramah di Kelenteng Khong Hwie Kiong, Kota Kebumen, Jumat (24/1/2020). (Humas Polres Kebumen)

Baca Juga : Rencana Pembangunan Pasar Rakyat Karangsambung Terhambat Lahan


KORANBERNAS.ID, KEBUMEN — Sehari menjelang Tahun Baru Imlek 2020, Jumat (24/1/200) pagi, puluhan anggota Polres Kebumen kerja bakti di Kelenteng Kong Hwie Kiong di Jalan Pramuka Kebumen. Kegiatan seusai apel pagi di Mapolres Kebumen yang diberi nama Jumat Ramah ini dipimpin Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Berbekal sapu, kain pel, hingga kemoceng, Rudy dan anggota Polres Kebumen membersihkan halaman Kelenteng serta sudut ruangan dari sampah atau debu yang menempel.

Rudy Cahya Kurniawan menyebut, Jumat Ramah adalah kegiatan Jumat pagi yang seharusnya diisi olahraga, kemudian dialihkan membersihkan bangunan Kelenteng menyambut tahun baru Imlek 2020.

"Ini kegiatan spontanitas dari personel Polres Kebumen, ingin berbagi dengan warga keturunan Tionghoa dengan membersihkan Kelenteng. Semoga perayaan Imlek yang akan digelar nanti malam akan berlangsung nyaman dan sehat," kata Rudy.

Penjaga Kelenteng, Ismanto (66), menyambut gembira kegiatan yang dilakukan anggota Polres Kebumen. Ia merasa terbantu dengan diterjunkannya puluhan personel Polres Kebumen membersihkan rumah ibadahnya.

"Sangat senang sekali dan sangat membantu, semua menjadi bersih," kata Ismanto sambil tersenyum.

Kelenteng Kong Hwie Kiong dibangun pertama kali oleh Liem Kik Gwan, seorang letnan keturunan Tionghoa pada tahun 1898. Liem Kik Gwan seorang petugas pengumpul pajak (Kong Sin) bagi orang - orang Tionghoa untuk diserahkan kepada pemerintah Hindia Belanda.

Kelenteng dibangun sebagai tempat ibadah warga keturunan Tionghoa yang saat itu jumlahnya sudah cukup banyak. Kelenteng yang sudah berumur 117 tahun sejak dibangun pertama kali ini terdapat 15 altar dan 25 patung dewa-dewi (rupang).

Warga keturunan Tionghoa akan sangat sibuk membersihkan dan menghias Kelenteng agar perayaan Imlek semakin meriah seperti sekarang ini. (eru)



Jumat, 24 Jan 2020, 13:37:42 WIB Oleh : Nanang WH 196 View
Rencana Pembangunan Pasar Rakyat Karangsambung Terhambat Lahan
Jumat, 24 Jan 2020, 13:37:42 WIB Oleh : Sari Wijaya 213 View
Sore Ini Batas Akhir Pendaftaran PPK
Jumat, 24 Jan 2020, 13:37:42 WIB Oleh : W Asmani 6629 View
Kecewa Terhadap Sunda Empire, Toto Mendirikan KAS

Tuliskan Komentar