atas1

Kabur ke Timor Leste, Polda DIY Kesulitan Buru Pembunuh Bosco
Kasus Pembunuhan Mahasiswa Timor Leste

Jumat, 26 Jul 2019 | 23:20:09 WIB, Dilihat 5596 Kali - Oleh Rosihan Anwar

SHARE


Kabur ke Timor Leste, Polda DIY Kesulitan Buru Pembunuh Bosco Jajaran Ditreskrim Umum Polda DIY baru berhasil menangkap satu tersangka pembunuhan mahasiswa Timor Leste. (rosihan anwar/koranbernas.id)

Baca Juga : Maudy Koesnaidi Masih Memendam Penasaran


KORANBERNAS.ID – Perlahan-lahan aparat kepolisian akhirnya berhasil menguak tabir pelaku penganiayaan dan pembunuhan sadis Joao Bosco Baptista, mahasiswa Timor Leste yang sedang menempuh perkuliahan di sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta.

Jajaran Ditreskrim Umum mulai mengantongi nama sejumlah tersangka yang tega menculik, menganiaya dan membunuh Bosco. Petugas bahkan berhasil menangkap satu dari komplotan tersangka membunuh mahasiswa berusia 21 tahun tersebut.

Direktur Ditreskrim Umum (Dirreskrim Umum) Polda DIY Kombes Polisi Hadi Utomo kepada sejumlah media, Jumat (26/7/2019) siang menuturkan, pihaknya berhasil menangkap salah satu tersangka yaitu Daniel Olla atau DN yang juga warga negara Timor Leste. Daniel Olla ditangkap aparat pada 18 Juli kemarin saat melarikan diri dan bersembunyi di Madiun Jawa Timur.

“Kami berhasil menangkap salah satu tersangka berinisial DN. Tapi dari hasil pemeriksaannya, sedikit saya sampaikan, diduga masih ada tersangka lainnya,” ujarnya.

Hadi Utomo, menyebutkan ada dugaan kuat tersangka yang lebih dari satu itu untuk saat ini melarikan diri kembali ke Timor Leste. Hal itu membuat aparat kesulitan untuk secara cepat menuntaskan kasus Bosco.

“Ada kemungkinan beberapa tersangka kembali ke Timor Leste. Ini tentu memerlukan waktu, karena Timor Leste adalah negara asing, kalau dulu Timor Leste bagian dari NKRI,” paparnya.

Dirreskrim Umum menerangkan tersangka Daniel Olla alias Martin ini bukan satu-satunya pelaku penganiyaaan dan pembunuhan Bosco. Polisi masih membidik sekitar delapan tersangka lainnya, yang diduga kuat kini telah kembali ke Timor Leste.

“Tentu diperlukan koordinasi dan ketajaman alat bukti, serta prosedur bagaimana tentang tata cara menangkap tersangka yang ada di luar negeri,” sebut dia.

Turut membuang

Sedangkan untuk tersangka DN atau Daniel Olla alias Martin, Hadi Utomo menerangkan, peran tersangka adalah sebagai orang yang membantu membuang jasad korban ke lereng Cemorosewu Pegunungan Lawu Magetan Jawa Timur. DN mengemudikan sebuah mobil rental Toyota Avanza warna silver berplat AB 1557 AF.

“Jadi perannya dia, sedikit saya sampaikan, diduga ikut melakukan dan membawa tersangka untuk dibuang ke Cemorosewu. Ini saya anggap fatal, karena mayat ini dia (tersangka) yang menyopiri, kemudian dia juga yang menaikkan ke dalam mobil,” jelasnya kepada koranbernas.id.

Terkait dengan kronologi penangkapan dan identitas tersangka lainnya, Kombes Polisi Hadi Utomo menyebutkan, pihaknya masih belum dapat memberikan informasi apapun kepada publik, mengingat proses penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka lainnya masih terus berlangsung.

“Sekali lagi saya sampaikan mohon maaf karena belum bisa sampaikan, karena kalau saya sampaikan, barang bukti yang lain bisa dihilangkan,” terangnya.

Hadi Utomo juga mengkhawatirkan jika sejumlah informasi penting dibeberkan, maka para tersangka yang kini berstatus buronan akan menghilangkan barang bukti.

“Motif belum, saya belum sampaikan motif karena baru satu orang tersangka. Saya janji kalau sudah tertangkap semua nanti saya paparkan motif,” lanjut Hadi.

Joao Bosco Baptista dilaporkan hilang pada 3 Juli lalu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda DIY oleh pihak kerabat. Selang beberapa hari atau tepatnya pada 12 Juli lalu, seorang warga menemukan jasad Bosco telah membusuk di dekat jurang Cemorosewu Pengunungan Lawu Kabupaten Magetan Jawa Timur. Korban dianiaya dan kemudian mayatnya dibuang oleh komplotan tersangka. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menemui titik terang dan menangkap Daniel Olla pada 18 Juli kemarin. (ros)

 

 



Jumat, 26 Jul 2019, 23:20:09 WIB Oleh : Nila Jalasutra 217 View
Maudy Koesnaidi Masih Memendam Penasaran
Jumat, 26 Jul 2019, 23:20:09 WIB Oleh : Sholihul Hadi 374 View
Jogja Bay Waterpark Terbaik Nomor 3 Se-Asia
Kamis, 25 Jul 2019, 23:20:09 WIB Oleh : Nila Jalasutra 171 View
Tumbuhkan Rasa Percaya Diri Pendidik PAUD

Tuliskan Komentar