atas1

Penyakit Ini Dikenal dengan Seribu Wajah

Minggu, 14 Jul 2019 | 16:38:04 WIB, Dilihat 606 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Penyakit Ini Dikenal dengan Seribu Wajah Pelepasan balon simbol bebas dari penyakit reumatik autoimun Lupus,  Sabtu (13/7/2019), di pelataran IRJ SRUP Dr Sardjito Yogyakarta. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Hoaks Diabetes Berseliweran dan Menyesatkan


KORANBERNAS.ID -- Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit reumatik autoimun. Lupus memiliki tampilan klinis bervariasi sehingga dikenal sebagai penyakit dengan seribu wajah.

Gejala lupus bisa ringan namun bisa juga sangat berat hingga mengancam jiwa. Organ yang dapat terkena lupus antara lain sendi, saraf, darah, kulit, jantung, paru-paru, ginjal.

Pengelolaan lupus melibatkan orang dengan lupus (Odapus), orang yang merawat odapus (caregiver), masyarakat, tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, maupun para pengambil kebijakan.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta, Ir Arofa Noor Indriani MSi, meyampaikan betapa pentingnya pemberdayaan masyarakat menanggulangi masalah kesehatan DIY.

Perlu dukungan bersama dan kolaborasi antarsemua stakeholder, baik lintas sektor dan lintas disiplin ilmu yang semua muaranya pada pemberdayaan masyarakat.

"Dengan pemberdayaan masyarakat sumber kehidupan atau aktivitas pemberdayaan masyarakat tidak hanya bisa digali dari APBN ataupun APBD. Bahkan mari kita bersama-sama melalui dunia usaha yang mempunyai tanggung jawab sosial kemasyarakatan," paparnya.

Arofa mengandaikan dunia usaha ini berperan aktif untuk lingkungannya dengan range 50 meter saja dari lokasi, akan banyak masyarakat yang sehat.

"Cukup range 50 meter saja di mana usaha ini didirikan, misal hotel-hotel begitu semua, kemudian dunia usaha yang lain juga begitu, kami yakin masyarakat akan sehat bahagia dan sejahtera secara bermartabat," tandasnya.

Sejak 2016, RSUP Dr Sardjito menunjukkan kepedulian terhadap lupus dengan menyelenggarakan rangkaian acara untuk menyambut hari lupus sedunia,.

Seminar dan talkshow Hidup Sehat Bersama Lupus, Sabtu (13/7/2019),  di lobi Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dihadiri sekitar 200 odapus, pendamping odapus, pemerhati lupus, serta tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan lupus.

Hadir sebagai narasumber Prof Dr dr Nyoman Kertia  SpPD KR dari Sub Bagian Reumatologi Departemen Penyakit Dalam, Prof Dr Suhardjo SU SpM (K) dari Departemen Mata, serta dr Sumadiono SpA(K) dari Departemen Kesehatan Anak.

Sementara Dr dr H Zaenal Muttaqin Sofro AIFM memberikan motivasi dan siraman rohani untuk para odapus dan pendamping.

Selain itu juga dilaksanakan pemeriksaan mata untuk para Odapus, hal ini berguna untuk mengetahui komplikasi akibat penyakit maupun pengobatan lupus pada mata sejak dini.

Pengelolaan lupus memerlukan pendekatan holistik yang meliputi edukasi, program rehabilitasi dan terapi dengan obat-obatan.

Acara ini sekaligus diadakan untuk memperkenalkan “Sardjito Lupus Center” yang dibuka untuk penanganan lupus secara komprehensif ditinjau dari berbagai bidang ilmu.

Target pengelolaan LES adalah mencapai remisi (keadaan di mana tidak terdapat gejala lupus) dan mencegah kekambuhan.

Penatalaksanaan lupus yang sesuai diharapkan akan mewujudkan tercapainya target pengelolaan lupus, sehingga para odapus dapat tertangani dengan baik dan hidupnya lebih berkualitas. (sol)



Minggu, 14 Jul 2019, 16:38:04 WIB Oleh : B Maharani 1697 View
Hoaks Diabetes Berseliweran dan Menyesatkan
Minggu, 14 Jul 2019, 16:38:04 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 634 View
Teater Alam Garap Karya Pemenang Pulitzer
Minggu, 14 Jul 2019, 16:38:04 WIB Oleh : Sholihul Hadi 496 View
GKR Hemas Ingin Kelembagaan DPD RI Kuat

Tuliskan Komentar