atas1

Presiden Resmikan Underpass Terpanjang se-Indonesia

Jumat, 31 Jan 2020 | 23:46:55 WIB, Dilihat 246 Kali
Penulis : Redaktur
Redaktur

SHARE


Presiden Resmikan Underpass Terpanjang se-Indonesia Presiden Jokowi dan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono melihat underpass YIA, Jumat (31/01/2020).(istimewa)

Baca Juga : Pemerintah Siap Evakuasi 243 WNI dari Provinsi Hubei


KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Presiden Joko Widodo meresmikan underpass Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, Jumat (31/01/2020). Peresmian ini menandai digunakannya terowongan terpanjang di Indonesia dengan panjang keseluruhan mencapai 1,3 kilometer tersebut.

Hadir dalam acara peresmian tersebut di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X.

"Pada sore hari ini kita meresmikan terowongan terpanjang. Ini 1,3 kilometer. Terowongan terpanjang di Indonesia yang juga salah satu dari keseluruhan proyek Yogyakarta International Airport," papar Presiden.

Menurut Presiden, underpass tersebut dibangun untuk mempertahankan eksistensi ruas jalan nasional Pantai Selatan Jawa (Pansela) yang menghubungkan Purwokerto dan Yogyakarta.

Selain itu memperlancar arus lalu lintas warga Kulon Progo dan sekitarnya. Sebab, pembangunan Bandara YIA memotong ruas jalan Pansela sebelumnya.

Struktur lintas bawah tersebut terdiri atas konstruksi terowongan sepanjang 1.095 meter dan jalan pendekat arah timur dan barat masing-masing sepanjang 110 meter dan 100 meter. Sedangkan lebar lintas bawah adalah sebesar 7,85 meter, clearance atas 5,2 meter, dan samping 18,4 meter.

Presiden mengatakan, pembangunan lintas batas tersebut nantinya dapat memberikan kontribusi terutama peningkatan turis menuju Yogyakarta, Borobudur, Prambanan, dan sekitarnya.

"Tinggal kita nanti menyelesaikan layanan transportasi antarmoda yang interkoneksi sehingga masyarakat memiliki pilihan-pilihan. Ada opsi yang bisa dipilih dalam rangka pelayanan kepada turis dan masyarakat," imbuh Presiden.(*)



Jumat, 31 Jan 2020, 23:46:55 WIB Oleh : Redaktur 188 View
Pemerintah Siap Evakuasi 243 WNI dari Provinsi Hubei
Jumat, 31 Jan 2020, 23:46:55 WIB Oleh : Sholihul Hadi 538 View
DPRD DIY Ubah Pola Public Hearing Raperda
Jumat, 31 Jan 2020, 23:46:55 WIB Oleh : Sholihul Hadi 223 View
Perak Kotagede Terancam Tinggal Cerita

Tuliskan Komentar