atas1

Sepuluh Warganet Ini Beruntung Keliling Jogja

Kamis, 27 Jun 2019 | 00:25:30 WIB, Dilihat 535 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Sepuluh Warganet Ini Beruntung Keliling Jogja Warganet pemenang kontes RedTrip bersama travel influencer mengikuti rangkaian kegiatan wisata di di Joglo Jamal, Rabu (26/62019) malam.(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Ingin Tenar, Ribuan Orang Berebut Golden Ticket


KORANBERNAS.ID -- Sepuluh netizen atau warganet ini sangat beruntung. Bilamana tidak, berkat ikut kontes di Instagram, mereka bisa berwisata keliling Yogyakarta selama tiga hari secara gratis sejak Rabu (26/6/2019) hingga Jumat (28/6/2019) dalam program RedTrip.

Mereka mengikuti kegiatan seru seperti offroad seru di kaki Gunung Merapi, river tubing di Little Ubud dan bersepeda di Prambanan Village. Tak hanya itu, tiga travel influencer, yakni Stuart Collin, Schode Ilham dan Annisa Malati ikut mendampingi mereka jalan-jalan.

“Yogyakarta merupakan kota dengan kinerja terbaik ketiga bagi RedDoorz. Dengan digelarnya acara ini, kami juga bermaksud untuk mendukung pariwisata dan ekonomi lokal bersamaan dengan mengembangkan dan memberikan pengalaman yang menyenangkan serta tak terlupakan bagi para travel influencer dan para pemenang kontes," papar Sandy Maulana, Marketing Director RedDoorz di Joglo Jamal, Rabu (26/62019) malam.

Kegiatan di Yogyakarta ini sebelumnya juga digelar di Bandung, Jawa Barat. Namun RedTrip Yogyakarta ini cukup berbeda dengan sebelumnya, karena melibatkan 10 orang pemenang kontes Instagram yang diadakan oleh RedDoorz.

"Peserta yang ikut kontes ini mencapai sembilan ratus orang, namun yang lolos hanya sepuluh orang," jelasnya.

Sandy berharap, melalui kegiatan tersebut, RedDoorz coba mengenalkan dan memberikan pilihan penginapan yang terjangkau. Selain itu mengakomodir para traveler untuk mencapai daerah wisata yang tidak umum.

"Misalnya para traveler bisa berwisata di kawasan kasongan yang saat ini sudah memiliki sejumlah reddoorz yang bisa jadi pilihan. Sebelumnya belum banyak penginapan di kawasan wisata tersebut," jelasnya.

Di Indonesia, RedDoorz saat ini beroperasi di empat negara di Asia Tenggara, dan meliputi 50 kota seperti Jakarta, Singapura, Manila, Ho Chi Minh City, Bali, Balikpapan, Bandung, Bangka, Banjarmasin, Banyuwangi, Batam, Belitung, Bogor, Ciamis, Cirebon, Jakarta, Jambi, Lampung, Lombok. Selain itu di Magelang, Malang, Makassar, Manado, Medan, Palangkaraya , Palembang, Pangandaran, Pekanbaru, Samarinda, Semarang, Solo, Sukabumi, Surabaya dan Yogyakarta.

RedDoorz berkantor pusat di Singapura dengan kehadiran yang kuat di Indonesia, Filipina dan Vietnam. RedDoorz saat ini beroperasi di 50 kota di empat negara dengan lebih dari 18.000 kamar - semua tersedia melalui platform online dan aplikasi selulernya. RedDoorz telah menerima investasi dari investor terkemuka seperti Jungle Ventures, Susquehanna International Group, International Finance Corporation (Bank Dunia), 500 Startups, dan Innoven Capital (dengan hubungan dengan Temasek dan UOB).

Sementara Stuart mengungkapkan, RedDoorz bisa jadi pilihan para traveler untuk menginap. Meski low budget, fasilitas yang dimiliki RedDoorz sudah setara dengan hotel-hotel berbintang.

"Menginap di hotel yang low budget namun dengan fasilitas sekelas hotel berbintang sudah bukan hal yang tidak mungkin lagi karena saat ini sudah banyak pilihan," tandasnya.(yve)



Rabu, 26 Jun 2019, 00:25:30 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 514 View
Ingin Tenar, Ribuan Orang Berebut Golden Ticket
Selasa, 25 Jun 2019, 00:25:30 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 895 View
Wajibkan Siswa Berpakaian Muslim, Disdikpora Hardik Sekolah
Selasa, 25 Jun 2019, 00:25:30 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 649 View
Satu Tahun Polbangtan Yo-Ma, Energi Baru Revolusi

Tuliskan Komentar