warga-setrojenar-setuju-penyelesaian-sengketa-dengan-sertifikasi-tanahSuasana sosialisasi penyelesaian sengketa tanah dengan pensertifikatan tanah warga dan TNI–AD. (istimewa)


nanang

Warga Setrojenar Setuju Penyelesaian Sengketa dengan Sertifikasi Tanah

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Sebanyak 80 orang warga Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen setuju dengan upaya Pemkab Kebumen menyelesaikan sengketa tanah antara warga dengan TNI–AD dengan pensertifikatan tanah kedua belah pihak. Persetujuan disampaikan perwakilan warga ketika bertemu dengan Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz, terkait persoalan tanah Urut Sewu di Balai Desa Setrojenar, Sabtu (25/1/2020).

Pertemuan yang juga sosialisasi opsi penyelesaian sengketa itu, Bupati Yazid didampingi Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang dan Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Kebumen.


Baca Lainnya :

Warga setempat yang memiliki lahan tidak keberatan tanahnya disertifikatkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sehingga konflik lahan antara mayarakat dengan TNI bisa dianggap selesai.

"Tahun ini segera kita lakukan pematokan dan disertifikatkan. Kami akan membantu untuk menyediakan patok," kata Yazid Mahfudz.


Baca Lainnya :

Jumlah bidang tanah yang terdata di Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebanyak 1.630 bidang. Di Kecamatan Buluspesantren meliputi Desa Brecong, Ayamputih dan Setrojenar.

Pada tahun anggaran 2020 ini diprioritaskan 540 bidang di Desa Brecong, yang sudah masuk program PTSL. Sedangkan untuk Setrojenar akan diupayakan pada APBD Perubahan Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2020. "Tapi pematokannya akan segera dilakukan secepatnya," kata Yazid.

Seorang warga, Imam Zuhdi, memberikan apresiasi kepada Pemkab Kebumen yang telah mampu menyelesaikan persoalan Urut Sewu. Warga berharap program sertifikasi lahan segera diselesaikan agar masyarakat tidak lagi resah. "Saya berharap wilayah Urut Sewu ke depan agar lebih kondusif," kata Imam Zuhdi.

Camat Buluspesantren, Budhi Suwanto, mengtakan pengukuran dan pematokan lahan akan mulai dilakukan pekan depan. Pengukuran di Desa Brecong dimulai Selasa (28/1/2020). Kemudian, pematokan di Setrojenar dimulai Senin (27/1/2020) besok. (eru)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini