Berwisata ke Bendung Slinga Sambil Ikuti Sosialisasi Pilgub

159
Penampilan grup thek-thek Irama Sabuk Wulung dari Desa Kaligondang Purbalingga pada sosialisasi Pilgub Jateng di Bendung Slinga Purbalingga. (prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Wisatawan yang berkunjung ke Bendung Slinga di Desa Slinga Kecamatan Kaligondang Purbalingga Jateng, Minggu (18/03/2018) mendapat hiburan gratis.

Di bawah rimbunnya pepohonan, mereka dihibur oleh grup thek thek “Irama Sabuk Wulung” dari Desa Kaligondang Kecamatan Kaligondang.

Penampilan grup itu atas undangan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kaligondang, sekaligus untuk sosialisasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Jateng 2018.

Seribu lebih wisatawan merasa terhibur dengan penampilan grup thek-thek yang atraktif itu. Beberapa lagu Jawa dibawakan dengan iringan musik bambu atau thek-thek pimpinan Rusli itu, dan dilatarbelakangi tiga penari yang lemah gemulai.

Diawali lagu pembuka berjudul Sawangen, kemudian Jaran Goyang dilanjutkan Edan Turun, Suket Teki, Aja Nguber Welase, Ditinggal Rabi, Bojoku Galak, Prau Layar  dan sebagainya.

“Thek-thek itu seni tradisional khas Banyumasan dan banyak disukai warga masyarakat. Untuk itulah, kami gunakan sebagai media sosialisasi Pilgub Jateng, agar Pilgub yang terhitung kurang 100 hari lagi, tepatnya 27 Juni 2018 mendatang, bisa lebih banyak diketahui oleh masyarakat,” ungkap Ismaerlin, Ketua PPK Kaligondang di sela-sela kegiatan sosialisasi di Bendung Slinga.

Sebelumnya, PPK Kaligondang gencar melakukan sosialisasi Pilgub Jateng melalui berbagai kegiatan, seperti pertemuan RT, rapat desa, pengajian, bazar buah duku, kerja bakti. Tujuannya agar partisipasi masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) meningkat.

Baca Juga :  Pesantren Sering Jadi Pintu Masuk Radikalisme

Ikut hadir di tengah-tengah sosialisasi itu, dua anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga, Sukhedi dan Sudarmadi, serta sejumlah anggotanya. Tak ketinggalan, semua Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 18 desa se-Kecamatan Kaligondang ikut bergabung.

“Saya salut dengan PPK Kaligondang  yang menggunakan media seni thek-thek untuk sosialisasi. Pengunjungnya membeludak, ini luar biasa,” ujar Sukhedi yang juga Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Parmas dan SDM) KPU Purbalingga ini.

Pemandu acara dari PPK Kaligondang di acara sosialiasi  Pilgub Jateng di Bendung Slinga Desa Slinga Kecamatan Kaligondang  Purbalingga. (prasetiyo/koranbernas.id)

Semakin siang, acara sosialisisi semakin menarik. Acara dikemas selang-seling, antara penampilan musik thek-thek, informasi terkait Pilgub Jateng, dan pembagian door prize dari sponsor.

Sebelum door prize dibagikan, pemandu acara, Prasetyo dari Divisi Parmas dan SDM PPK Kaligondang beserta Arief Rahmat Hidayat dari Divisi Hukum PPK Kaligondang, melontarkan berbagai pertanyaan yang mudah dijawab terkait Pilgub Jateng.

“Pilgub Jateng diikuti berapa calon? Siapa saja Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur itu. Ayo yang berani njawab dapat hadiah menarik,” ujar Prasetyo.

Seorang perempuan berumur 41 tahun, Suningsih, sambil tergopoh-gopoh menggendong bayinya berumur dua  tahun dari Desa Slinga, sontak maju dan menjawab lancar.

Baca Juga :  Perempuan Ingin Maju Tapi Terkendala Dirinya Sendiri

“Dua calon. Calon nomor 1 pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin, dan calon nomor 2  Sudirman Said-Ida Fauziah,” jawabnya.

Prasetyo menyatakan benar jawaban itu. “Ya, jawaban  benar. Silahkan ini ambil hadiahnya,” ujarnya sambil memberikan hadiah berupa vouhcer makan di sebuah warung makan.

Grup thek-thek Irama Sabuk Wulung menghibur wisatawan.(prasetiyo/koranbernas.id)

Setelah itu, Arief Rahmat Hidayat melontarkan pertanyaan. “Kapan hari H pemungutan suara Pilgub Jateng? Sebutkan hari, tanggal dan bulannya?”

Seorang pemuda bernama Susanto (34) dari Kaligondang menjawab tegas. “Rabu Pon, 27 Juni 2018,” kata Susanto.

Ya, benar. Ini hadiahnya. Jangan lupa, Rabu Pon 27 Juni gasik ke TPS ya,untuk memilih salah satu calon. Jangan golput ya?”  ujar Arif sambil memberi pesan supaya jangan golput karena golput mencederai demokrasi.

Sementara itu beberapa wisatawan  yang datang ke Bendung Slinga merasa terhibur dengan acara sosialisasi Pilgub Jateng yang dikemas dengan iringan musik thek-thek.

“Saya datang ke sini mengajak keluarga untuk menikmati semilir angin dan pemandangan Bendung Slinga. Dan sangat terhibur dengan musik thek-thek, serta jadi paham adanya Pilgub Jateng yang kurang lebih tinggal tiga bulan lagi,” ujar Wahyudi (47) dari Kelurahan Penambongan Purbalingga. (sol)