Bupati Pimpin Tradisi Padusan

41
Warga melaksanakan tradisi padusan di Umbul Pluneng Kebonarum. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Tradisi padusan menyambut bulan suci Ramadan di Kabupaten Klaten dipusatkan di Obyek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) Desa Cokro Kecamatan Tulung.

Padusan diawali dengan prosesi siraman terhadap empat personel Mbak dan Mas Klaten, oleh Bupati Sri Mulyani disusul Dandim 0723 Klaten Letkol Eko Setyawan, Kepala Kejaksaan Negeri Zuhandi dan Kapolres AKBP Juli Agung Purnomo.

Dalam sambutannya, Bupati Sri Mulyani mengatakan OMAC harus ditata agar pengunjung bisa lebih banyak datang.

“Obyek wisata ini akan direhab dan ditata agar pengunjung lebih banyak datang. Kalau pengunjung banyak yang datang maka pendapatan pedagang juga meningkat,” kata bupati.

Puncak acara padusan di obyek wisata OMAC semakin meriah dengan hiburan musik yang ditampilkan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) selaku pengelola obyek wisata OMAC.

Baca Juga :  Sop Kaki Kambing Si Gondrong Nikmat dan Tidak Prengus

Usai memimpin tradisi padusan, bupati juga mengajak warga menjalankan ibadah puasa dengan baik.

Kemeriahan tradisi padusan di OMAC justru berbeda dengan di Umbul Pluneng Kebonarum, Umbul Ponggok dan Water Gong Desa Karanglo Polanharjo.

Pengelola obyek wisata itu mengaku jumlah pengunjung yang datang tahun ini menurun dibanding tahun lalu.

Bagong Margono, pengelola Water Gong Desa Karanglo Polanharjp mengatakan tahun lalu jumlah pengunjung padusan mencapai sekitar seribu orang, tahun ini diperkirakan sekitar 400 pengunjung.

Obyek wisata Water Gong merupakan obyek wisata air yang dikemas untuk kalangan anak-anak dan keluarga. Dan hingga pukul 16:30 masih banyak pengunjung yang berenang.(sol)