Deklarasi Damai di Atas Kain Putih Tiga Meter

253
Peserta berfoto bersama usai menandatangani Deklarasi Pemilu Damai Tanpa SARA Tanpa HOAX dan Tanpa Politik Uang. (b maharani/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Menjelang Pilkada Serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019, Panwas Kecamatan Tembalang Kota Semarang menggelar Deklarasi Pemilu Damai tanpa SARA, tanpa Hoax dan tanpa Politik Uang, Jumat (04/05/2018), di Aula Kecamatan Tembalang.

Deklarasi Pemilu Damai kali ini ditandai penandatangan bersama oleh seluruh peserta yang hadir, di atas kain putih sepanjang tiga meter.

Kain putih itu memuat tanda tangan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Tembalang yaitu Camat Heroe Soekendar, Kapolsek, Kompol Budi Rahmadi, Danramil, Kapten Suryanto.

Penyelenggara Pemilu yaitu Ketua Panwaslu Kota Semarang,  Muhammad Amin, Panwascam, Panwas Kelurahan se-Kecamatan Tembalang serta PPK ikut bertanda tangan, disusul kemudian Timses dari Pasangan Calon 1 dan Timses Pasangan Calon 2 bersama para pendukung,  seluruh lurah, Trantib dan LPMK se-Kecamatan Tembalang.

Baca Juga :  Waspada, Jamu ”Mbah Joyo”  Dipalsukan
Penandatanganan Deklarasi Pemilu Damai Tanpa SARA Tanpa Hoax dan Tanpa Politik Uang. (b maharani/koranbernas.id)

Ketua Panwaslu Kota Semarang, Muhammad Amin, menyatakan Deklarasi Pilkada Damai Tanpa SARA, Tanpa Hoax dan Tanpa Politik Uang ini baru pertama kali dilakukan tingkat kecamatan.

“Hal ini kami respons secara positif, komitmen bersama ini menjadi wadah yang baik, sehingga Pilgub, Pileg dan Pilpres mendatang di wilayah Tembalang dan Kota Semarang bisa berjalan lancar,” kata Amin.

Siapa pun kelak yang terpilih sebagai pemimpin bisa membawa kemajuan bagi Jateng.

Camat Tembalang Heroe Soekendar menambahkan, rapat koordinasi dan deklarasi damai diharapkan berdampak positif untuk pelaksanaan pemilu.

Bagaimana pun, kata dia, Tembalang adalah bagian dari Kota Semarang. Sedangkan Semarang merupakan ibukota Jawa Tengah yang biasanya dijadikan barometer pesta demokrasi.

Baca Juga :  Puluhan Penderita Gangguan Jiwa Bebas Pasung

Kapolsek Kompol Budi Rahmadi mengatakan, deklarasi damai ini sesuai dengan kegiatan Operasi Mantap Praja yang dilaksanakan se-Indonesia.

”Kita saling berkordinasi, agar semuanya berjalan lancar, saat Pemilihan Gubernur Jateng pada 27 Juni mendatang, yang akan dilanjutkan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif tahun  2019,” jelasnya. (sol)