Embung Merdeka Jadi Destinasi Wisata

337
Wakil Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih melihat festival lentera apung dan jajanan pasar  di Embung Merdeka, Rabu (11/04/2018) malam. (sari wijaya/koarnbernas.id)

KORANBERNAS.ID —  Embung Merdeka di Dusun Gunungan Desa Sumbermulyo Bambanglipuro Bantul yang dibangun tahun 2013 awalnya hanya untuk pengairan lahan pertanian di wilayah sekitar embung.

Kini keberadaan embung itu menjadi destinasi wisata berkat kegigihan Kepala Dusun Gunungan, Saliyo, tokoh wisata Rushandono, perkumpulan arsitek muda Mahitala dan masyarakat setempat dengan didukung pemerintah desa di bawah komando Lurah Dra Ani Widayani.

Saat ini lokasi Embung Merdeka akan dijadikan obyek  desa wisata terintegrasi. “Desain untuk desa wisata itu sudah ada dan kami termasuk pemuda, ibu-ibu serta elemen masyarakat lain antusias untuk menggarap embung,” kata Saliyo kepada koranbernas.id di sela-sela kunjungan Wakil Bupati (Wabup) H Abdul Halim Muslih ke acara festival lentera apung dan jajan pasar, Rabu (11/04/2018) malam.

Baca Juga :  Golkar DIY Bantu Warga Korban Bencana di Kulonprogo

Festival tersebut selama sepekan, 6-13 April setiap malamnya, dengan harapan akan lebih mengenalkan keberadaan Embung Merdeka ke publik.

“Saya berharap ketika nanti tempat ini telah menjadi obyek wisata, warga sini bisa turut mengelola dan terlibat di dalamnya. Seperti untuk parkir, penjualan makanan  dan minuman, oleh-oleh ataupun pemandu wisata. Sehingga ada peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Rushandono mengatakan dari desain yang dibuat oleh Mahitala, Embung akan dilengkapi pula  spot selfi, gubug kuliner dan gapura wisata. Juga akan dipadukan dengan lahan pertanian yang bisa ditanami oleh wisatawan, kandang sapi yang sangat bersih diberi nama ‘hotel sapi’, wisata pasar, perkebunan, sentra produksi tahu, tempe dan jamu  serta menyatu dengan kehidupan  masyarakat.

Baca Juga :  Kabar Baik, Rute Cilacap-Jogja Bakal Lebih Cepat

“Semua pihak akan bergerak bersama agar konsep yang kira-kira menempati area seluas 2 hektar bisa terealisasi. Karena kendalanya adalah dana, maka kami akan komunikasikan dengan berbagai pihak agar bisa turut mewujudkan,” katanya.

Wakil Bupati Bantul mengatakan pariwisata merupaka sektor yang memiliki masa depan cerah. Sebab saat ini hampir semua keluarga menjadikan piknik sebagai bagian dari kehidupan mereka.

Ora piknik ada yang kurang. Nah nanti kalau di sini sudah dikonsep dan dibangun dengan terintergrasi ditambah spot dan bangunan lain sebagai sarana pendukung saya yakin ini akan berkembang dan banyak pengunjung,” kata Wabup. (sol)