TNI-stipram

Gandul Pustaka Antarkan Ribka Juara

Rabu, 12 Sep 2018 | 23:15:01 WIB, Dilihat 248 Kali - Oleh Prasetiyo

SHARE


Gandul Pustaka Antarkan Ribka Juara Dewan juri berfoto bersama para juara lomba menulis artikel antar siswa SLTA se Kabupaten Purbalingga, yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan setempat. (istimewa)

Baca Juga : Mapsi Ajarkan Akhlak Generasi Milenial


KORANBERNAS.ID--Ribka Novesi,siswi Klas XI jurusan Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL)-3 SMKN 1 Purbalingga ke luar sebagai juara pertama lomba menulis artikel populer tingkat SLTA bertema Perpustakaan dan Kemandirian, yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Purbalingga. Babak final digelar di Kantor Dinarpus setempat, Rabu (12/9/2018) menghadirkan enam finalis.

Ribka Novesi menulis artikel berjudul "Gandul Pustaka sebagai Media Masyarakat Mandiri". Untuk juara dua diraih Stevia Bintang Pradani dari SMAN 1 Karangreja, dengan artikel "Membangkitkan Budaya Literasi di Sekolah", dan juara ketiga Ngifat Khaerunnisa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purbalingga, dengan artikel berjudul "Perpustakaan Media Pembentuk Kemandirian".

Bertindak sebagai dewan juri dalam lomba itu, pengawas SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purbalingga Bangun Pracoyo,M.Pd, penulis dan guru SMPN 3 Purbalingga Drs.Prasetiyo, guru Bahasa Indonesia SMPN 3 Purbalingga Andi Prasetyo, S.Pd, pengawas TK/SD pada Korwil Dindikbud Kecamatan Kemangkon Rachma Suswati S.Pd,M.Pd dan Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan pada Dinarpus Purbalingga, Mardiyo,M.Pd.

Ketua dewan juri lomba tersebut, Bangun Pracoyo, M.Pd mengaku prihatin, budaya menulis di kalangan siswa SMA/SMK di Purbalingga belum membudaya. Pasalnya, dari lomba yang sudah diumumkan dan disebarluaskan jauh-jauh hari,hanya diikuti 17 peserta.

"17 peserta itu pun bukan dari 17 sekolah, namun dari 11 sekolah.Karena ada beberapa sekolah yang mengrimkan dua dan tiga peserta.Padahal jumlah SMA dan SMK diPurbalingga ada puluhan," ujar Bangun Pracoyo yang pernah meraih juara 3 nasional lomba penulisan Best practise bagi pengawas se Indonesia tahun 2017 ini.

Pada lomba ini, lanjut Bangun Pracoyo, dewan juri sebelumnya telah menyeleksi enam besar artikel dari 17 artikel yang dikirim ke panitia. Enam peserta yang masuk babak final itu, terdiri Syarifatun dari SMAN 2 Purbalingga, Hana Febiana (SMAN 1 Karangreja), Jamiatun Khasanah (Madrasah Aliyah Al-Huda Karangmoncol), Ribka Novesi (SMKN 1 Purbalingga), Stevia Bintang Pradani (SMAN 1 Karangreja), dan Ngifat Khaerunnisa (MAN Purbalingga).Mereka diminta melakukan presentasi dan wawancara di depan dewan juri pada babak final.

Pada babak final itu, dewan juri menilai dari tiga aspek,yakni penguasaan isi materi, teknik presentasi, dan orisinalitas karya.

“Para peserta yang masuk enam besar, rata-rata kemampuan membacanya bagus. Hal ini terbukti, dalam seminggu rata-rata mereka mampu membaca dua sampai tiga buku sampai habis, umumnya buku sastra dan umum. Hanya saja, budaya tulisnya memang masih perlu ditingkatkan lagi,” ujar Bangun Pracoyo.

Bangun Pracoyo mengatakan, bagi juara 1,2 dan tiga akan mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan,piagam dan trofi yang akan diberikan dalam waktu dekat ini. Khusus bagi juara 1, selanjutnya akan diikutkan pada lomba yang sama di tingkat Provinsi Jateng. (yve)



Selasa, 11 Sep 2018, 23:15:01 WIB Oleh : Prasetiyo 289 View
Mapsi Ajarkan Akhlak Generasi Milenial
Selasa, 11 Sep 2018, 23:15:01 WIB Oleh : W Asmani 354 View
Monaco Ajang Pembuktian Generasi Milenial
Selasa, 04 Sep 2018, 23:15:01 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 208 View
Mahasiswa Pikirkan Kemiskinan, Ini Caranya

Tuliskan Komentar