ganjar-bermain-bersama-anakanak-di-pengungsian-klepuGanjar Pranowo memgecek dapur umum di pengungsian Desa Klepu dan Wironatan Kecamatan Butuh. (w asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Ganjar Bermain Bersama Anak-anak di Pengungsian Klepu

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO--Anak-anak terdampak banjir di Desa Klepu dan Wironatan Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo Jawa Tengah (Jateng) merasa bahagia. Seolah mereka lupa dengan musibah banjir yang merendam desanya lebih dari 2 hari.


Sebab anak-anak tersebut mendapat kunjungan dan hadiah dari Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, bertempat di Kantor BKK (Bank Kredit Kecamatan) Butuh.


Orang nomer satu di Jateng tersebut mengajak anak-anak dialog dan bernyanyi. Satu persatu, anak di tempat pengungsian banjir mendapat hadiah dari Ganjar.

Untuk anak laki-laki mendapat hadiah mobil-mobilan atau pistol-pistolan. Sementara untuk anak perempuan, Ganjar memberikan hadiah berupa boneka atau alat memasak.


Usai berdialog dengan anak-anak, Ganjar yang berasal dari Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo tersebut melanjutkan mengunjungi dapur umum. Ganjar mengecek ketersediaan bahan olahan. Dari lokasi pengungsian, Ganjar meneruskan kunjungannya ke lokasi genangan air di jalur utama Purworejo-Kebumen. Di jalan provinsi tersebut, Ganjar melihat genangan air masih tinggi sekitar 50 hingga 60 cm. Hampir 2 kali 24 jam banjir tak kunjung surut, Ganjar memerintahkan untuk segera ditangani.

Ganjar meminta Dinas PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) Jateng dan perwakilan dari Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk segera melakukan perbaikan.

“Ini mampet gotnya. Coba koordinasikan dengan Bina Marga, disodet semuanya biar air mengalir lancar. Ini harus ditangani secepatnya pak,” perintah Ganjar pada Kepala Dinas PSDA, BBWSSO (Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak) dan perwakilan PUPR, Rabu Sore (16/3/2022).

Hujan yang terjadi beberapa hari ini, lanjut dia, memang tergolong ekstrem. Curah hujan melebihi 200 mili meter membuat sejumlah tanggul sungai di Kabupaten Purworejo jebol.

“Kita minta BBWSSO segera memperbaiki, hari ini mulai dikerjakan. Dinas PSDA saya minta patroli sungai dan mengecek lokasi-lokasi yang rawan. Kalau ada yang kira-kira mendesak diperbaiki, maka harus segera diperbaiki,” tegasnya.

Beberapa daerah di Jateng, menurut Ganjar, memang mengalami bencana banjir. Selain di Purworejo, ada juga banjir di Grobogan, Pati, Kebumen dan Banyumas. Namun banjir di Grobogan dan Pati sebentar saja sudah surut.

“Di Kebumen, laporannya juga sudah surut dan pengungsi sudah kembali. Ini saya mau cek ke sana dan memastikan semua aman. Saya minta seluruh kepala daerah khususnya BPBD siaga, mencermati laporan BMKG dan menyebarkan pada masyarakat agar semua siap. Dengan kondisi perubahan cuaca ekstrem ini, masyarakat, tidak ada kata lain selain semua siaga dari bencana,” pungkasnya. (*)

 

 



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini