Giliran Relawan Jogja Deklarasi Abraham Samad Capres 2019

130
Relawan KITA AS 2019 Yogyakarta menyampaikan dukungan untuk Abraham Samad maju ke Pilpres 2019, Rabu (06/06/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Menyusul kota-kota lain di Indonesia, puluhan anak-anak muda Jogja, Rabu (06/06/2018), berhimpun di Bilik Kayu Heritage Resto.

Diiringi yel-yel, mereka kemudian membacakan deklarasi dukungan kepada Abraham Samad untuk ikut berlaga pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“2019 Pemilihan Presiden, siapa presidennya?  Abraham Samad,” teriak para relawan.

Relawan yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad 2019 (KITA AS 2019) Yogyakarta itu menginginkan sosok Ketua KPK RI 2011-2015 itu sebagai calon presiden (capres).

Koordinator relawan KITA AS 2019 Yogyakarta, Fajar Ismu Nugroho, mengatakan, Abraham Samad sangat pas memimpin bangsa Indonesia ke depan.

Menurut dia, rekam jejak Abraham Samad saat menjadi Ketua KPK begitu mencorong. KPK di era Samad punya prestasi nyata memerangi korupsi. “Indonesia butuh sosok pemimpin yang tegas dan berani seperti Samad,” kata Fajar.

Generasi muda dan milenial Indonesia sudah amat muak dengan perilaku koruptif para elite di Indonesia. Koruptor terus muncul, mencederai rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga :  Gemayomi Minta Kasus Pembakaran Dituntaskan

“Kami meminta Abraham Samad mewakafkan dirinya untuk memimpin bangsa Indonesia 2019-2024. Kami akan mengajak masyarakat dan partai politik  di Yogyakarta untuk memberikan dukungan secara nyata bagi Samad,” tambah Fajar.

Satu rangkaian dengan acara itu digelar diskusi menghadirkan doktor Zuly Qodir, akademikus dan pegiat Muhammadiyah yang memiliki pandangan orang-orang bersih dari korupsi perlu diberikan ruang memimpin negeri ini.

“Bangsa ini rusak karena perilaku koruptif para elite. Samad menjelma menjadi sosok yang amat pas sebagai capres alternatif. Amat sayang jika orang seperti Samad disia-siakan oleh bangsa ini,” tutur Zuly.

Terlalu banyak politisi kotor dan  korup berebutan kekuasaan yang semakin menyengsarakan rakyat. “Saatnya kini mencari pemimpin bangsa yang BBM, berani, bersih dan muda,” tandasnya.

Sementara itu, Abraham Samad dalam keterangan tertulisnya merasa terharu dengan dukungan dari relawan di Yogyakarta.

“Terima kasih atas kepercayaan teman-teman di Yogya. Insya Allah saya akan menjaga amanah ini. Doakan agar parpol melirik saya sebagai capres 2019. Sebab, saya sadar diri tidak punya partai dan uang. Apa pun kondisinya, saya siap mewakafkan diri saya untuk kebaikan bangsa,” kata Samad yang sedang berada di Jakarta.

Baca Juga :  Sarpras Stadion Tridadi Sleman akan Diperbaiki

Komunikasi politik dengan parpol memang sudah mulai dilakukan Abraham. Dua pekan lalu, Abraham bertemu Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Sohibul Iman.

Insya Allah dalam waktu dekat saya bertemu Pak Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem,” kata Abraham ketika ditanya relawan soal komunikasi politiknya dengan parpol.

Yogyakarta merupakan kota kelima yang mendeklarasikan Abraham Samad. Deklarasi yang sama sebelumnya sudah muncul di Palembang, Padang, Makassar dan Denpasar.

Seperti di empat kota sebelumnya, deklarasi di Yogyakarta juga membacakan piagam deklarasi dukungan kepada Samad.

Ada lima poin pada piagam deklarasi yang menyebabkan pentingnya Samad menjadi capres 2019. Kelima poin itu adalah kondisi bangsa yang tidak membaik, ketimpangan makin menjadi-jadi, gesekan antarmasyarakat kian mencemaskan, korupsi semakin merajalela, butuh memimpin yang tegas, berani, berintegritas, antikorupsi. (SM)