GPK Khitoh Memilih Vakum

45
Pelantikan pengurus GPK Khitoh Kabupaten Bantul di Pantai Cangkring, Minggu (15/07/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Ketua GPK Khitoh Kabupaten Bantul,  Yassir Ferry Ismartrada, mengatakan hampir 100 persen anggota GPK berafiliasi dengan PPP. Tetapi dengan adanya perpecahan di internal PPP sendiri, maka GPK Khitoh memilih vakum alias tidak memberikan suara pada Pileg 2019.

“Kami tidak akan memberikan suara dalam Pileg. Kalau pilpres kami akan memberikan suara kami,” kata Yassir usai pengukuhan pengurus GPK Khitoh di Pantai cangkring Bantul, Minggu (15/07/2018).

Pelantikan pengurus dilakukan oleh Ketua GPK Khitoh DIY HM  Syukri Fadholi dan dihadiri ratusan anggota GPK Khitoh dari berbagai wilayah di DIY.

Ferry mempersilakan anggota GPK Khitoh menyalurkan aspirasi sesuai hati nurani pada Pilpres mendatang. “Kalau Pilpres kami pasti mendukung Bapak Prabowo Subiyanto,” katanya.

Baca Juga :  Camilan Produk Pengasih Laku di Supermarket

Suara GPK Khitoh, menurut Fery, tergolong besar mencapai 30.000 suara untuk seluruh Bantul.

Syukri Fadholi mengatakan kepada anggotanya untuk tidak menyalurkan aspirasi kepada PPP di bawah kepemimpinan Rohmahurmuzy (Romy) ataupun Djan Faridz. “Jangan memilih kubu manapun ,”kata Syukri.

Pada Pileg dan Pilpres, anggota GPK Khitoh yang jumlahnya jutaan di seluruh Indonesia agar bisa menyalurkan suara kepada Caleg yang memperjuangkan umat Islam dari partai manapun.

“Saya minta jangan pilih Caleg yang diusung PPP baik pusat atau daerah. Juga jangan pilih pemimpin yang menambah utang dan menyengsarakan  bangsa ini,” tegasnya. (sol)