Ingat, Panwas Harus Menjaga Profesionalitas

60
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Bawaslu Jawa Tengah,  Sri Sumanta, memberikan pembekalan dalam Bimtek untuk Panwascam se-Kota Semarang. Duduk di belakang, Ketua Panwaslu Kota Semarang,  Muhammad Amin. (maharani/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) di semua jajaran harus memiliki SIM P, yaitu Soliditas,  Integritas, Mentalitas dan Profesionalitas, ketika menjalankan tugas dan wewenang di lapangan.

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa  Tengah,  Sri Sumanta, menyatakan hal itu pada Bimbingan Teknis dan Peningkatan Kapasitas Panwas Kecamatan se-Kota Semarang, Sabtu (28/10/2017) malam.

“Panwaslu Kota Semarang beserta Panwascam se-Kota Semarang harus menjaga SIMP dalam menjalankan tugas dan wewenangnya mengemban amanah negara, demi Pemilu yang demokratis, jujur adil dan berintegritas,” tegas Sri Sumanta yang juga mantan Ketua Panwas Kota Solo ini.

Sewaktu menjalankan tugas pengawasan, seorang pengawas harus tetap smile atau tersenyum, meskipun tetap tegas dalam penindakan jika ada dugaan pelanggaran.

Smile, tersenyum, harus bisa speak clearly (bicara yang jelas),  speak entusias (memberikan respons yang hidup),  show your respect (menghargai lawan bicara) dan jangan lupa say thank, selalu mengucapkan terima kasih dalam setiap keadaan,” tambah Sri Sumanta.

Ketua Panwaslu Kota Semarang, Muhammad Amin, dalam kesempatan yang sama menyatakan Bimtek Panwascam se-Kota Semarang tujuannya supaya seluruh pengawas semakin mengerti dan paham dengan tugas yang akan dihadapi ke depan.

“Setiap tahapan Pilgub di Jateng dilakukan pengawasan demi pengawasan, hingga hari H tanggal 27 Juni 2018. Nantinya akan menyusul bimtek lainnya mengingat tahun depan tahapan juga akan beririsan dengan Pileg dan Pilpres tahun 2019,” tandas Muhammad Amin.

Dia beraharap melalui Bimtek tersebut Panwascam benar-benar memahami regulasi dan dipraktikkan dalam menjalani tugasnya.

Panwascam juga dibekali pengetahuan, pemahaman bahkan simulasi mengenai pelanggaran dan penindakan yang disampaikan oleh Parlindungan Manik.

Parlindungan berpengalaman menjadi Koordinator Divisi Pelanggaran dan Penindakan Panwaslu Kota Semarang saat Pilkada Serentak tahun 2015. (sol)