Ingin ke Tanah Suci? Jangan Tergiur Biaya Murah!

92
Direktur Bina Haji dan Umroh Kementerian Agama RI, HM Arfi Hatim, M.Ag menyampaikan sambutannya. (Foto: Istimewa)

KORANBERNAS.ID – Masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah umroh maupun haji, harus semakin berhati-hati dalam menentukan pilihan biro perjalanan haji. Sebab, akhir-akhir ini masih ada indikasi biro perjalanan umroh maupun haji yang cenderung abal-abal dan tidak rasional dalam menawarkan harga atau biaya umroh. “Saya ingatkan, bapak-ibu yang ingin pergi umroh maupun haji, harus hati-hati memilih biro perjalanan umroh atau haji. Jangan mudah tergiur harga murah yang ditawarkan,” tegas Direktur Bina Haji dan Umroh, Kementerian Agama RI, HM Arfi Hatim, M.Ag., Selasa siang (13/2/18) di Hotel Sahid Jaya, Babarsari, Sleman.

Arfi Hatim menyampaikan hal itu dalam acara Sahid Gathering Tour, di depan sekitar 350 jemaah pengajian se DIY termasuk jemaah dari Sahid Tour. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Presiden Sahid Group Dr. Ir. Hariyadi BS Sukamdani, MM, CHA, sekaligus Presiden Direktur PT Sahid Gema Wisata (Sahid Tour). Perusahaan ini resmi memiliki izin dari Kementerian Agama untuk menyelenggarakan perjalanan umroh maupun haji.

Menurut Arfi, banyak biro perjalanan haji dan umroh yang menawarkan harga tidak rasional atau terlalu murah. “Bayangkan saja bapak-ibu, untuk tiket pesawat pergi pulang saja sudah sekitar 14 juta. Belum untuk akomodasi selama di Tanah Suci. Jadi, jangan asal tergiur dengan harga murah,” katanya.

Ia menambahkan, tahun lalu sudah ada sekitar 25 biro perjalanan haji dan umroh yang ditutup oleh Kementerian Agama karena bermasalah. Sebagian terbesar dari jumlah itu, berkantor pusat di Jakarta. Sebagian lainnya berkantor pusat di Jawa Barat, Batam dan Makasar.
Direktur Sahid Tour Hari Prakosa menjelaskan, kegiatan gathering itu mengambil tajuk 5 Pasti, yakni pasti terbang, pasti jadwal, pasti travelnya berizin, pasti hotel dan pasti visa. Sahid Tour menawarkan berbagai paket untuk perjalanan umroh dan haji. (iry)