ini-instruksi-sby-untuk-semua-caleg-demokratPresiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono bersilaturahim dengan warga Yogyakarta di Ndalem Benawan Rotowijayan, Sabtu (27/10/2018) malam. (sholihul hadi/koranbernas.id)


sholihul
Ini Instruksi SBY untuk Semua Caleg Demokrat
Stop Beri Janji Muluk-muluk Setinggi Langit
SHARE

KORANBERNAS.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan semua calon legislatif (caleg) dari partai tersebut jangan terlalu banyak mengumbar janji.


“Nanti malah janji itu tidak bisa ditepati. Leres Bapak-Ibu?" ujar SBY saat bersilaturahim dengan warga Yogyakarta, Sabtu (27/10/2018) malam, di Ndalem Benawan Rotowijayan.

  • Relawan Nusantara Prabowo Sandi Kompak
  • Indonesia Terus Upayakan Perdamaian Israel-Palestina

  • Kehadiran SBY bersama Ani Yudhoyono serta Ketua KPP DPP-Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono memperoleh sambutan antusias. Begitu turun dari mobil SBY langsung disalami warga, diiringi alunan shalawat.

    Selain silaturahim, agenda kunjungan Presiden ke-6 RI itu ke Yogyakarta juga dalam rangka mendengarkan aspirasi masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari petani garam, guru PAUD, lansia, guru honorer serta pekerja dan buruh.

  • Seperti Pemilu Sesungguhnya, Siswa Celupkan Jari ke Tinta Ungu
  • Partai Golkar Bukan Tempat Bersembunyi

  • SBY menegaskan, instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh caleg Partai Demokrat se-Indonesia mulai dari DPRD provinsi, kabupaten/kota serta DPR RI.

    “Saya meminta mereka selama masa kampanye ini tidak berjanji muluk-muluk setinggi langit atau memberi janji yang hampir pasti tidak bisa dipenuhi. Saya justru meminta mereka agar mendengarkan suara rakyat,” kata SBY.

    Harapannya, aspirasi masyarakat bisa dipenuhi oleh pemerintah setelah pemilu 2019. Bahkan jika aspirasi itu memang mendesak dan penting, pemerintah sekarang yang dipimpin Jokowi mestinya harus segera memenuhi aspirasi itu. “Judul ini tepat. Justru giliran rakyat yang bicara,” ujarnya.

    Pertemuan yang dihadiri ratusan orang yang berlangsung di pendapa tersebut bertema stop berjanji giliran rakyat bicara, dengarkan. “Hajat kami malam ini adalah ingin mendengar. Kami sungguh ingin mendengarkan harapan dan aspirasi rakyat di Yogyakarta,” tambahnya.

    Menjelang pemilu yang dijadwalkan digelar 17 April 2019, parpol sudah mulai berkampanye. Demikian pula capres dan cawapres. “Pada prinsipnya, kampanye itu adalah janji-janji,” ungkap SBY.

    Menurut dia, dari pemberitaan media dirinya mengetahui kondisi masyarakat golongan tidak mampu saat ini hidupnya susah. Mereka tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Tetapi ada juga ada yang menyatakan rakyat dalam kondisi senang dan bahagia.

    “Saya ingin mendengarkan apa yang sesungguhnya terjadi. Kalau memang baik, katakan baik. Yang sudah baik dilanjutkan, yang belum diperbaiki, seperti saya lakukan selama sepuluh tahun memimpin Indonesia,” tambah SBY.

    Dua periode memimpin Indonesia, SBY meneruskan semua program yang baik dari presiden-presiden sebelumnya, sedangkan program yang belum baik, diperbaiki.

    “Harapan saya, Pak Jokowi meneruskan yang baik sejak Presiden Soekarno. Setelah selesai (tidak lagi menjabat presiden), Pak Jokowi pasti ingin yang sudah baik dilanjutkan. Pasti rakyat akan senang. Inilah indahnya kesinambungan pemerintahan kita,” tandasnya. (sol)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini