atas1

Islam Itu Menyenangkan

Sabtu, 25 Mei 2019 | 00:26:48 WIB, Dilihat 776 Kali
Penulis : Arie Giyarto
Redaktur

SHARE


Islam Itu Menyenangkan Dokter H Agus Taufiqurrahman SpS Mkes. (arie giyarto/koranbernas.id)

Baca Juga : Anak-anak Berteriak Saat Berebut Susu


KORANBERNAS.ID -- Ustad dr H Agus Taufiqurrahman SpS MKes berharap umat Islam tidak mudah terprovokasi dan diadu domba. Dengan tetap menjaga kehormatan bahwa Islam adalah agama yang damai, rahmatan lil alamin.

"Peristiwa Jakarta (demo) tempo hari sangat menyedihkan," kata dr Agus saat tampil sebagai pembicara pengajian Ulama Umaro menjelang buka puasa  yang diselenggarakan Persaudaraan Djamaah Hadji Indonesia (PDHI), Jumat (24/5/2019) petang di Gedung PDHI Sasonoworo Alun-alun Utara Yogyakarta.

Dia mengingatkan, melihat kronologi kejadiannya bisa disimpulkan ada umat Islam yang murni membela Islam. “Tetapi ada umat Islam yang membela kepentingan pribadinya. Bahkan ada yang bisa dibeli,” kata Agus.

Karenanya umat Islam perlu merapatkan barisan dengan menjalin silaturahmi sehingga tidak semakin terpecah belah.

Pengalaman pilpres kali ini umat Islam terpolarisasi. Bukan hanya skala luas tapi di masjid-masjid pun terasa suasananya tidak nyaman akibat beda pilihan.

Oleh karena itu langkah rekonsiliasi harus dilakukan segera guna mengantisipasi kemungkinan umat yang semakin terpecah belah dan itu akan sangat merugikan bagi Islam sendiri. Untuk itu pendidikan politik juga diperlukan.

Sebagian jamaah ibu-ibu pengajian Ulama Umaro PDHI salat Maghrib berjamaah. (arie giyarto/koranbernas.id)

Mengacu pada sabda Rasul Muhammad SAW, kata Agus, Islam itu agama yang menyenangkan dan menggembirakan.

“Menjadi kewajiban seluruh umat Islam untuk mengembalikan Islam sebagaimana sabda Rasul. Kalau umat Islam menjadi bruwet itu pasti ada yang salah dan harus dicari akar masalahnya sehingga bisa segera teratasi,” ujarnya.

Dia juga berharap agar umat Islam bisa mandiri dalam tata kehidupan bermasyarakat serta berada di semua lini.

"Kalau umat Islam tidak peduli dengan keadaan, jangan salahkan bila kelak muncul pemimpin yang tidak peduli dengan Islam," kata dia.

Berada pada posisi masing-masing diharapkan umat Islam harus mampu menjadi teladan bagi yang lain.

Dokter H Agus Taufiqurrahman biasanya mengupas Ramadan dan puasa dari sisi kesehatan tetapi kali ini dia lebih menyentuh persoalan sangat aktual dan berkait erat dengan Islam maupun umatnya.

Pengajian ini merupakan putaran ke-tiga yang digelar PDHI setiap Jumat petang. Putaran terakhir berlangsung Jumat (31/5/2019), dijadwalkan akan diisi ustad Fahrurozi Abu Syamil SPd. (sol)



Jumat, 24 Mei 2019, 00:26:48 WIB Oleh : Sholihul Hadi 600 View
Anak-anak Berteriak Saat Berebut Susu
Jumat, 24 Mei 2019, 00:26:48 WIB Oleh : Prasetiyo 807 View
Jalan-jalan di Banjarnegara Kini Mulus
Jumat, 24 Mei 2019, 00:26:48 WIB Oleh : Sari Wijaya 705 View
Berbahaya, Bus Dilarang Naik Jalur Mangunan

Tuliskan Komentar