Jalan Berlubang Ganggu Perekonomian Warga

141
Dari kiri, Ketua Komisi B Dhion Agasi, Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi dan anggota FKB Purwadi, bertemu dengan sejumlah awak media Purworejo. (hery priyantono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Kalangan DPRD Kabupaten Purworejo meminta agar eksekutif dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (pemkab) Purworejo di bawah kepemimpinan duet Bupati Agus Bastian dan Wakil Bupati Yuli Hastuti, tetap fokus kepada program kerjanya.

Sebab, saat ini dewan menilai rencana pembangunan dan pembangunan diarahkan pada proyek-proyek yang nilainya besar saja.

Akibatnya, banyak terjadi kerusakan jalan. “Kini banyak jalan yang berlubang dan menganggangu roda perekonomian mereka,” ungkap Purwadi, anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB).

Dia menilai, pembangunan Pasar Baledono, pembangunan Kawasan Alun-alun dan rencana Proyek Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C menjadi bukti Pemkab Purworejo hanya ingin membangun infrastruktur yang nilainya besar-besar saja.

“Saya ingatkan jajaran eksekutif dalam hal ini Pemkab Purworejo agar juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang langsung bisa dirasakan rakyat, seperti pembangunan jalan-jalan beraspal,” ujarnya, Senin (12/03/2018).

Baca Juga :  Paham Radikalisme Menjadi Ancaman bagi Remaja

Ketua Komisi B, Dhion Agasi, menyampaikan Pemkab harus mengingat apa yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

“Di dalam RPJM jelas tertuang, prioritas pembangunan sampai dengan tahun 2020 adalah pembangunan jalan-jalan kabupaten. Infrastruktur seperti jalan beraspal sangat mutlak dibutuhkan bagi masyarakat untuk pemenuhan kegiatan ekonomi dan aktivitas masyarakat sehari-harinya,” ungkap Dhion kepada awak media.

Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi menyatakan, mengacu Undang-undang Nomor 23 tahun 2014, Pemerintah Daerah itu terdiri dari Bupati dan DPRD sehingga program kerjanya harus memasukkan pokok-pokok pikiran DPRD yang berasal dari aspirasi dewan.

“DPRD memiliki gagasan untuk melaksanakan visi dan misi bupati, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur jalan. Saya pribadi punya impian pada 2019 pembangunan jalan-jalan kabupaten sudah selesai total,” tambah Luhur.

Baca Juga :  Warga Terdampak NYIA Tak Puas Ganti Rugi

Selaku Ketua DPRD dia sangat berharap tidak ada lagi jalan-jalan yang berlubang di seluruh pelosok Purworejo. “Sebab, jalan adalah sarana mutlak untuk membantu mewujudkan ekonomi rakyat. Rakyat akan lancar di dalam mencari nafkah untuk keluarganya, jika kondisi jalan baik dan halus,” papar politisi PDIP ini.

Untuk mewujudkan itu harus dimulai dengan proses anggaran perubahan 2018. “Dewan sepakat untuk anggaran perubahan 2018, agar fokus saja untuk pembangunan jalan-jalan kabupaten saja dulu, tidak ada yang lain,” tegasnya. (sol)