Kamis, 25 Feb 2021,


jangan-khawatir-vaksin-covid19-amanWakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto di ruang pelayanan vaksinasi Rumah Sakit dr Soedirman Kebumen. ( istimewa)


Nanang W Hartono
Jangan Khawatir, Vaksin Covid-19 Aman

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN –  Masyarakat diminta tidak perlu kawatir apalagi takut adanya program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah. Vaksin yang diberikan nantinya dipastikan aman dan sehat.
Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanto kepada wartawan disela kegiatan  Vaksinasi Covid -19 di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedirman Kebumen, Senin (25/1/2021).
Vaksinasi merupakan bagian dari ihktiar mencegah penularan wabah covid 19.
" Jangan takut. Vaksin aman dan tidak berbahaya, " kata Arif Sugiyanto.
Arif Sugiyanto menghimbau kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara 3 M. yakni menggunakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan di air yang mengalir, dan menjaga jarak hindari kerumunan. Kasus terkonfirmasi positif Covid - 19 di kebumen masih cukup tinggi.
" Angka kasus covid -19 masih tinggi dan terus meningkat, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan, " pesan Arif Sugiyanto.
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama mengungkapkan, vaksin COVID-19  dipastikan aman dan sehat. Hal ini terbukti saat dirinya mengikuti proses dari awal hingga akhir. Bahkan jarum suntik yang digunakan juga lembut dan saat cairan vaksin masuk pun tidak merasa ada gejala apapun.
"Jarumnya kecil, tidak terasa sakit. Pada saat vaksin masuk ke tubuh, tidak terasa apa-apa, " kata Piter. Piter menambahkan, pasca vaksin hingga 30 menit tidak merasakan gejala yang berarti. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak khawatir dan takut jika mendapat giliran divaksin. Karena dipastikan program vaksinasi ini aman dan menyehatkan.
"Ini aman. Masyarakat yang terpilih tidak perlu takut atu khawatir. Ikuti vaksinasi dengan penuh sukacita dan ini demi kesehatan kita bersama, " kata Piter.
Pemkab Kebumen melaksanakan program Vaksinasi Covid 19.Vaksinasi akan dilaksanakan dalam 4 tahap. Tahap pertama untuk Tenaga Kesehatan dan tenaga penunjang Kesehatan. Tahap kedua untuk petugas pelayanan publik.(*) 



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini