JNE Terus Siapkan Jaringan hingga Kelurahan

202
Para mitra JNE yang meraih penghargaan dalam JNE Agent Gathering di Magelang, Minggu (11/03/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID– Marsudi selaku Head Regional Jateng-DIY mengatakan, program kerja tahun 2018 JNE Jateng-DIY yang telah ia tetapkan, yaitu komitmen untuk mengembangkan  jaringan hingga ke tingkat kelurahan. Program ini akan terus dilaksanakan, agar layanan JNE semakin dekat ke masyarakat.

Hal ini diungkapkan Marsudi, saat acara Agent Gathering di Ballroom Hotel Atria Magelang, Minggu (11/03/2018) lalu. Seperti pada kegiatan lainnya, dan sesuai tradisi JNE sejak didirikan 27 tahun silam, acara kali ini diawali dengan santunan kepada puluhan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Ar Rahman Ngembik Magelang.

Menurut Marsudi, seiring berkembangnya bisnis e-commerce di Indonesia, JNE juga semakin memperluas jaringan di tiap daerah. Selain untuk mendongkrak kapabilitas perusahaan dalam menangani jumlah pengiriman yang meningkat setiap tahun, perluasan jaringan juga memberikan manfaat karena JNE membuka peluang kepada masyarakat untuk bermitra.

Keberadaan mitra sebagai titik layanan atau sales counter, semakin memudahkan pelanggan dalam menjangkau titik layanan JNE untuk melakukan pengiriman paket.

“Oleh karena itu, apresiasi terhadap kinerja para mitra menjadi sebuah prioritas, sehingga JNE secara rutin mengadakan program acara khusus setiap tahunnya,” kata Marsudi, dalam rilisnya ke koranbernas.id.

Bambang Kristiady, Branch Manager JNE Magelang, beserta Marsudi selaku Head Regional Jateng-DIY dan Yance Arfan, Section Head Of Brand Implementation, hadir ditengah – tengah 140 mitra sales counter dari wilayah Magelang, Wonosobo, Temanggung, Kebumen dan Purworejo.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Tiga Pemilik Daihatsu Dibuat Kaget

Selain itu Marsudi juga mengimbau mitra sales counter untuk mengikuti percepatan teknologi yang saat ini merambah ke industri logistik.

“Bisnis ini memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan dan JNE melakukannya. Saya berharap hal ini diikuti juga dengan kesiapan mitra yang berperan sebagai sales counter dalam menghadapi persaingan global,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Branch Manager JNE Yogyakarta ini.

Sesuai dengan tema gathering yaitu “Branding To Improve Image”, dalam kesempatan tersebut Marsudi pun menyampaikan update mengenai perkembangan media sosial untuk perusahaan. Social media bagai dua mata pisau yaitu dapat berdampak positif ataupun negatif terhadap brand image. Marsudi menekankan bahwa branding menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pola belanja masyarakat.

Baca Juga :  Horison Group Dukung Green Hotel Dan Climate Change

Maka dari itu Ia mengajak mitra sales counter untuk turut menciptakan image positif tentang JNE salah satunya dengan mengikuti standarisasi yang sudah ditetapkan dari pusat.

“Kita harus menghargai pelanggan yang sudah setia mempercayakan JNE sebagai mitra pengiriman dengan semakin memudahkan pelayanan, memberikan fasilitas dan kenyamanan di sales counter,” ujar tambah Marsudi.

Bambang Kristiady, Branch Manager JNE Magelang, menyampaikan hingga tahun 2018 lebih dari 140 sales counter sudah berdiri di wilayah Magelang, Wonosobo, Temanggung, Kebumen dan Purworejo.

“Sejak mulai berdiri di Magelang tahun 2002, JNE Magelang melibatkan masyarakat dengan membuka kesempatan bermitra dengan JNE. Pada masa itu, bisnis wartel sedang menjamur di Magelang dan banyak pemiliknya memilih bermitra menjadi sales counter JNE dan akhirnya terus berkembang hingga saat ini,”ujar Bambang menceritakan kilas balik JNE Magelang 22 tahun silam.(*/SM)