Jokowi Minta Perempuan Jadi Ibu Bangsa

44
Presiden Jokowi membuka Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia dan Sidang Umum ke-35 International Council of Women yang dihelat di Hotel Grand Inna Malioboro, Jumat (14/9/2018).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar para perempuan Indonesia mampu menjadi ibu bangsa. Sebab peran perempuan sangat besar dalam membangun bangsa.

“Jadilah ibu bangsa wahai perempuan indonesia. Ini sebuah tangungjawab besar parempuan indonesia,” ujar Presiden saat membuka Temu Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia dan Sidang Umum ke-35 International Council of Women yang dihelat di Hotel Grand Inna Malioboro, Jumat (14/9/2018).

Sebagai ibu bangsa, para perempuan berperan besar dalam mendidik anak sebagai penerus bangsa. Selain itu mereka juga memperbaiki mentallitas bangsa ini dan menjaga moral bangsa dan masyaraat, mengajarkan akhlak bagi anak dan cucu. Perempuan juga menjadi tiang penting dalam menggerakkan ekonomi bangsa.

Baca Juga :  Kendala Teknis Sempat Hambat UNBK Hari Pertama

Kiprah perempuan Indonesia, menurut Jokowi tak hanya terjadi saat ini tapi pada jaman perjuangan kemerdekaan bangsa. Sebut saja Cut Nyak Dien, Kartini, Kartika atau Martha Christina Tiahahu yang berperang melawan penjajah kolonial.

Sementara di jaman ini, banyak srikandi Indonesia yang mengharumkan nama bangsa. Mulai dari atlet yang banyak menyumbangkan prestasi seperti Susi Susanti. Belum lama ini dalam ajang Asian Games 2018, 12 dari 31 medali emas yang diraih kontingen Indonesia disumbangkan oleh atlet-atlet perempuan.

Sementara di sektor lain banyak nama-nama perempuan yang memiliki peran luar biasa bagi Indonesia. Semisal Mutia Hatta, Butet Manurung, Moeryati Soedibyo dan Sinta Nuriyah Wahid.

Di Kabinet Kerja misalnya, delapan menteri Jokowi merupakan perempuan-perempuan yang luar biasa di bidangnya. Siapa tak kenal Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti atau Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan lainnya.

Baca Juga :  Pemilik Toko Ingin Malioboro Setiap Hari tanpa PKL

“Artinya kita punya srikandi-srikandi yang terus berjuang untuk merah putih, untuk negara kita indonesia,” tandasnya.(yve)