kai-mitra-strategis-dalam-ekosistem-pariwisataDidampingi manager humas Daop 6 Yogyakarta Supriyanto, peserta famtrip Kapurel tiba di Bandara Yogyakarta International Airport (istimewa)


Muhammad Zukhronnee Muslim
KAI Mitra Strategis dalam Ekosistem Pariwisata

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Keluarga Public Relations Jogja (KAPUREL) mengadakan kegiatan Mini Famtrip ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (23/6/3022) ini guna meningkatkan relasi yang kuat dengan PT. KAI sebagai mitra yang strategis dalam ekosistem pariwisata di DIY.


Kegiatan ini diadakan setiap bulan dengan kolaborasi yang berbeda. Kali ini 40 anggota Kapurel mengikuti famtrip menuju Bandara Internasional Yogyakarta menggunakan kereta api.

  • KA Joglosemarkerto Resmi Meluncur
  • PT KAI Luncurkan KA Joglosemarkerto, Diskon 10 Persen

  • Manager Humas PT. KAI Daop 6 Yogyakarta Supriyanto yang turut serta mendampingi famtrip tersebut, menyampaikan perihal kebijakan dan fasilitas bepergian dengan moda transportasi kereta api.

    Dia mengatakan, bahwa syarat naik KA Lokal dan Aglomerasi adalah sudah melakukan vaksin minimal dosis pertama, Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen atau RT-PCR, Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

  • Komik Si Loko, Jenaka dan Menghibur
  • Menu Makanan di Atas Kereta Api Makin Bervariasi

  • "Sementara untuk pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes Antigen atau RT-PCR, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan," kata dia.

    Ketua Umum Kapurel Hairullah Gazali menambahkan, konsep yang digagas Kemenparekraf/Baparekraf ini bertujuan untuk mendorong peningkatan daya saing dalam sektor pariwisata.

    "Pasalnya pada masa-masa normal ada perubahan dalam gaya hidup masyarakat. Maka pola perjalanan yang dirancang harus dikemas dengan lebih fantastis dan menarik," lanjutnya.

    Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pariwisata paska pandemi dan juga mengetahui kondisi serta kebijakan dan fasilitas dengan moda kereta api.

    Pola perjalanan ini demi mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutam. Tentunya memperhatikan tren wisata pada masa mendatang. (*)



    SHARE
    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini