atas1

"Kesehatan "

Produk Berbahaya Masih Beredar, Beli yang Benar-benar Aman

Produk Berbahaya Masih Beredar, Beli yang Benar-benar Aman

11:52:14, 09 Nov 2018 | 7 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta tidak pernah berhenti mengingatkan, saat ini masih banyak produk berbahaya bagi kesehatan beredar di masyarakat. “Dengan mengetahui risiko-risikonya, kami berharap masyarakat melakukan pengecekan,” ungkap Dra Diah Tjahjonowati Apt MSi, PLH Kepala Balai Besar POM Yogyakarta. Mewakili Kepala BBPOM...

Stop Gunakan Sedotan Plastik

Stop Gunakan Sedotan Plastik

22:06:11, 03 Nov 2018 | 7 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Mungkin tak terpikirkan menggunakan sedotan plastik sekali pakai bisa berdampak buruk. Namun ternyata meski hanya berukuran panjang 10 cm, perlu 500 tahun lamanya agar sampah sedotan plastik dapat terurai secara alami. Sebab sedotan sekali pakai umumnya berbahan plastik tipe polypropylene, tidak terdegradasi secara alami. Bahkan setiap tahunnya sekitar sepertiga biota laut...

Bahaya Rokok Bukan karena Nikotin, Tapi TAR

Bahaya Rokok Bukan karena Nikotin, Tapi TAR

22:44:48, 31 Okt 2018 | 7 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID—Mis persepsi terkait rokok, ternyata masih banyak terjadi di masyarakat. Umumnya, rokok dianggap berbahaya karena kandungan nikotin. Padahal sejatinya, bahaya dari rokok justru dari TAR. Dalam diskusi publik KABAR, Rabu (31/10/2018) di Universitas Gadjah Mada Club, Yogyakarta, Peneliti Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) Indonesia dan Ketua Koalisi Indonesia Bebas...

Angka Kematian Ibu Hamil di DIY Cukup Tinggi

Angka Kematian Ibu Hamil di DIY Cukup Tinggi

22:21:11, 27 Okt 2018 | 8 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Kasus pendarahan pada ibu hamil saat ini bukan merupakan pemicu kematian ibu hamil. Penyebab utama Angka Kematian Ibu (AKI) hamil justru penyakit jantung. Di Indonesia AKI menduduki posisi dua setelah Laos, di atas Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam, yaitu 306 kasus kematian ibu per tahun. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) penyumbang angka cukup besar di Indonesia...

Siklus Empat Tahunan DBD Diperkirakan Terjadi 2019

Siklus Empat Tahunan DBD Diperkirakan Terjadi 2019

22:44:21, 26 Okt 2018 | 8 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Jumlah kasus Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Sleman terus menurun dalam kurun waktu dua tahun terakhir sejak 2016. Waktu itu, terdapat 880 kasus DBD dengan angka kematian 9 orang, kemudian pada 2017 berkurang hingga 50 persen yaitu 427 kasus dengan angka kematian 3 orang, dan tahun 2018 sampai saat ini terhitung 97 kasus tanpa ada kasus kematian. Kepala Seksi Pencegahan...

DIY Miliki Enam Sekolah Siaga Kependudukan

DIY Miliki Enam Sekolah Siaga Kependudukan

16:58:46, 25 Okt 2018 | 8 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK)  di wilayah DIY terus dilakukan. Ini merupakan realisasi dari nota kesepakatan antara BKKBN DIY dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, sebagai salah satu upaya memberikan wawasan kependudukan bagi pelajar. Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Kantor Perwakilan BKKBN DIY, Witriastuti Susani Anggraeni SE...

Penyakit Ini Jarang Terekspos

Penyakit Ini Jarang Terekspos

17:02:59, 23 Okt 2018 | 8 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap penderita Talasemia, organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman menyelenggarakan penggalangan dana melalui jalan santai dan senam masal, Minggu (21/10/2018), di Lapangan Pemda Sleman. Ketua panitia kegiatan, dr Rino Rusdiono Sp Rad, menjelaskan Talasemia adalah penyakit keturunan berupa kelainan sel darah...

Pertama di DIY, RS Mata Dr YAP Raih Akreditasi Bintang Lima

Pertama di DIY, RS Mata Dr YAP Raih Akreditasi Bintang Lima

07:18:17, 19 Okt 2018 | 8 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID – Rumah Sakit (RS) Mata “Dr YAP” dinyatakan lulus akreditasi, setelah mengikuti re-akreditasi pada 18-21 September 2018. Pencapaian ini merupakan yang kedua kalinya setelah survei akreditasi KARS 2012 tahun 2015. Melalui website akreditasi.kars.or.id, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menetapkan status RS Mata “Dr YAP” lulus akreditasi SNARS...

Ironis, Gudangnya Dokter Gigi tapi Karies Tinggi

Ironis, Gudangnya Dokter Gigi tapi Karies Tinggi

00:04:19, 18 Okt 2018 | 8 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID - Riset Kesehatan Dasar 2013 (Rikesda 2013) yang dirilis Departemen Kesehatan menyebutkan, Yogyakarta merupakan kota yang paling buruk terkena masalah gigi berlubang (karies). Padahal kota ini memiliki jumlah dokter gigi yang banyak. "Ini kan ironis, jogja gudangnya dokter gigi, pabriknya dokter gigi, tapi paling buruk dari indeks rata-rata kerusakan, gigi berlubang, gigi...

Konsumsi Obat Ada Caranya

Konsumsi Obat Ada Caranya

10:03:41, 17 Okt 2018 | 8 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY memberikan edukasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (gema cermat) di seluruh kabupaten dan kota. Plt Sekretaris Dinkes DIY, Inni Hikmatin, mengatakan edukasi ini merupakan rangkaian dari peringati hari kesehatan yang jatuh 12 November bertema Ayo Hidup Sehat. "Untuk sehat dimulai dari banyak hal. DIY memilih edukasi cerdas...