ketua-dprd-jateng-ajak-anggotanya-bantu-sekolah-daringKetua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo berbincang sejenak dan saling tersenyum seusai rapat paripurna di lantai 4 DPRD Jateng, Jalan Pahlawan Semarang. (istimewa/dokumen Humas DPRD Jateng)


B Maharani

Ketua DPRD Jateng Ajak Anggotanya Bantu Sekolah Daring

SHARE



Baca Lainnya :

KORANBERNAS.ID, SEMARANG -- Pandemi Covid-19 memaksa ruang belajar anak-anak sekolah pindah ke rumahnya masing-masing. Penerapan sistem pembelajaran daring menjadi pilihan otoritas pendidikan di Indonesia, di tengah Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berlalu.

Belajar dengan memanfaatkan jaringan internet ternyata memunculkan masalah tersendiri bagi anak-anak yang tinggal di wilayah miskin jaringan internet, dalam tanda kutip.


Baca Lainnya :

Untuk mengurai masalah tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto mengajak para anggotanya membantu pengadaan jaringan wifi atau data seluler bagi siswa sekolah.

Bambang mengakui dirinya punya pengalaman pribadi menyaksikan hal tersebut, masih banyak siswa kesulitan mengakses internet untuk sistem belajar dari rumah (BDR) secara daring atau dalam jaringan.

“Beberapa hari lalu, saya diingatkan oleh anak SMP. Saat itu, dia tiba-tiba datang ke rumah dan meminta izin belajar di teras agar bisa nyambung wifi. Dari situ, saya kaget ternyata mereka kesulitan mengakses internet,” ungkap Bambang Kusriyanto pada akhir Rapat Paripurna DPRD Jateng, akhir pekan lalu.


Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo meninggalkan ruang rapat paripurna seusai sidang. (istimewa/dokumen Humas DPRD Jateng)

Dengan kondisi tersebut, dia mengajak seluruh anggota DPRD Provinsi Jateng ikut membantu kebutuhan wifi atau data seluler bagi siswa yang kesulitan jaringan internet.

Menurut dia, ini penting dilakukan mengingat selama masa New Normal belum banyak sekolah membuka kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau luring (luar jaringan). Artinya, masih BDR secara daring.

“Saya berharap para anggota dewan bisa menyumbangkan wifi-nya atau berbagi data seluler untuk masyarakat sekitar dalam rangka pembelajaran daring bagi yang tidak mampu,” harap Bambang Kribo, sapaan akrabnya.


Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto bersama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberikan salam yang baru menempelkan siku tangan di tengah rapat paripurna di lantai 4 DPRD Jateng Jalan Pahlawan Semarang. (istimewa/dokumen Humas DPRD Jateng)

Dia mengusulkan pemasangan wifi gratis itu bisa dilakukan di setiap pos atau kantor parpol. Dengan begitu, masyarakat yang memiliki anak usia sekolah bisa ikut memanfaatkan jaringan internet.

“Jadi permasalahannya, banyak orang tua yang mengeluhkan soal kendala tersebut. Saya berharap sebagian dari pendapatan yang kita terima bisa digunakan membantu anak-anak sekolah dalam proses pembelajaran secara daring,” tandasnya.

Sebelumnya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis hasil survei soal proses pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Corona. Data KPAI menunjukan, banyak murid yang mengeluhkan proses pembelajaran jarak jauh.

“Keluhan di pengaduan KPAI terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ) muncul karena keterbatasan kuota, peralatan tidak memadai untuk daring, tidak memiliki laptop/Komputer PC dan beratnya berbagai tugas dengan limit waktu yang sempit," kata Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan. (red)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini