Kamis, 22 Apr 2021,


kustini-siap-jungkir-balik-demi-slemanBupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan pidato perdananya dalam rapar paripurna DPRD Sleman, Senin (1/3/2021). (istimewa)


Nila Hastuti
Kustini Siap Jungkir Balik Demi Sleman

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman terpilih, Kustini Sri Purnomo menyampaikan pidato perdana, Senin (01/03/2021) siang, pasca resmi dilantik Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Penyampaian pidato perdana tersebut dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Sleman di Gedung DPRD Kabupaten Sleman yang dipimpin Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta.


Didepan para anggota dewan dan jajaran Forkompimda, Bupati Sleman Kustini mengungkapkan siap bersinergi mengurusi Sleman, serta siap memimpin Sleman dengan cara kerja yang extraordinary untuk merespons situasi pandemi Covid-19 ini.


“Sejak diambil sumpahnya padah hari Jumat 26 Februari 2021 yang lalu, saya dan Danang Maharsa adalah milik Sleman. Dan lebih dari itu saya bersama Wabup tidak membedakan-bedakan antara pendukung dengan yang tidak mendukung,” kata Kustini.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Kustini dalam menanggulangi dan mencegah penyebaran Covid-19 di Sleman yaitu memimpin secara langsung rapat Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman dan melakukan koordinasi bersama Satgas Covid-19 DPRD Sleman.


Beberapa poin penting yang disampaikan Kustini pada rapat paripurna tersebut di antaranya, di bidang kesehatan. Tujuan dari programnya adalah untuk membentuk herd imunity yang merangsang terbentuknya kekebalan kelompok melalui fokus program vaksinasi yang maksimal.


Di bidang pendidikan, segera menyiapkan win-win solution untuk mengatasi gap antar generasi yang terjadi dipicu dari diberlakukannya pembelajaran online untuk seluruh jenjang pendidikan, agar segera mengupayakan penanganan pandemi Covid-19 untuk lebih dimaksimalkan. Sektor perekonomian yang sangat terpuruk, juga harus menjadi perhatian serius seluruh Forkompimda di Sleman.


"Semakin baik penanganan pandemi ini, semakin baik bagi industri dan sektor ekonomi lainnya untuk bisa bangkit dan beroperasi dengan tatanan kehidupan baru," tutur Kustini.

Selain beberapa point diatas Kustini juga menambahkan pentingnya mitigasi bencana erupsi Gunung Merapi.

“Masyarakat Sleman sudah terdidik tangguh Merapi sejak dulu. Dimana, kearifan lokal inilah yang akan membantu kesuksesan dalam penanggulangan bencana ini,” ungkapnya. (*)


 



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini