LDII Bukan Lembaga Aliran Keras

LDII Bukan Lembaga Aliran Keras

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Lembaga Dakwah  Islam Indonesia (LDII) Kapanewon Sanden mengadakan Musyawarah Cabang dan Musyawarah anak Cabang LDII Kapanewon Sanden Tahun 2022.

Dalam rilis yang dikirim ke redaksi koranbernas.id, Kamis (4/8/2022), Nanang Dwi Antoro SIP selaku Ketua DPD LDII Kabupaten Bantul mengatakan acara yang berlangsung di komplek Sekolah Insan Utama Sanden tersebut dilaksanakan Sabtu (30/7/2022) silam.

Acara tersebut juga dihadiri Forkompimkap Sanden. "LDII bukan lembaga aliran keras. LDII di sini sangat harmonis dengan kami,” kata Deni Ngajis Hartono MPA, Panewu Kapanewon Sanden.

Deni menjelaskan panewu beserta Forkompimkap dan TNI/Polri merasa betul-betul sinergis dan solid dengan LDII. Deni berharap muskab LDII Kapanewon Sanden ini bisa mencetuskan ide-ide yang berkontribusi bagi Kapanewon Sanden.

Dia juga menyatakan siap selalu mendukung LDII selama LDII memberikan kontribusi yang baik.

Pada acara pembekalan, Kapten CBA Mardiyanto selaku Danramil 15 Kapanewon Sanden menyatakan dengan tegas LDII itu baik. LDII itu solid.

“LDII yang sekitar tahun 1985 seringkali dicap sebagai aliran keras. Ternyata aliran lunak. Tidak ikut dalam pengeboman. Bahkan LDII sekarang bisa sebagai alat pemersatu bangsa,"kata Danramil.

Nanang Dwi Antoro menjelaskan LDII mendukung program Bupati Bantul tentang Bantul Bebas Sampah. Di kalangan LDII sudah diinisiasi dengan program "Dari Sampah, Jadi Jariyah".

"Caranya  sampah dikumpulkan dan dimanfaatkan serta dijual. Hasilnya dimasukkan ke kas masjid sehingga menjadi jariyah dan manfaat bagi semuanya," terangnya.

Ketika muscab berakhir, terpilih kembali H Pifjo HS sebagai Ketua Pimpinan Cabang LDII Kapanewon Sanden Masa Bhakti Tahun 2022-2027. (*)