Kamis, 22 Apr 2021,


libur-imlek-kunjungan-wisata-mulai-bertambahSelama PTKM dan libur Imlek, Museum Gunungapi Merapi juga dikunjungi wisatawan. (istimewa)


Nila Hastuti
Libur Imlek, Kunjungan Wisata Mulai Bertambah

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Kunjungan wisatawan di beberapa destinasi wisata di Kabupaten Sleman pada Libur Imlek 12 - 14 Februari 2021, mengalami peningkatan meski tercatat relatif kecil.


Sedang kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid 19 di Kabupaten Sleman, telah dilaksanakan sejak tanggal 11 Januari 2021.


“Terkait bidang pariwisata, pada PTKM tahap II ini lebih spesifik mengatur terkait operasional tempat usaha jasa pariwisata, destinasi pariwisata, dan juga kuliner agar jam buka operasionalnya hanya sampai pukul 21.00 WIB,” kata Suci Iriani Sinuraya, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Selasa (15/2/2021).

Menurut Suci, untuk mencegah penyebaran Covid-19, selama masa PTKM tempat kuliner pelayanan makan di tempat dibatasi kapasitasnya hanya 25% dari daya tamping. Sedangkan untuk tempat wisata alam, agar lebih konsisten untuk pembatasan pengunjungnya maksimal 50% dari daya tampung serta tidak menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan pada destinasi wisata.


“Pada libur Hari Raya Imlek Jumat hingga Minggu 12 - 14 Februari 2021, kunjungan mengalami peningkatan walaupun secara umum relatif lebih kecil daripada kunjungan akhir pekan biasanya sebelum PTKM,” papar Suci.


Kunjungan ke Tebing Breksi pada Libur Imlek sebanyak 2.281 pengunjung. Dibandingkan dengan minggu sebelumnya, tanggal 5 sampai 7 Februari 2021 sebanyak 1.538 pengunjung.


Begitu pula dengan tingkat kunjungan ke Kaliurang, juga mengalami peningkatan. ibur Imlek sebanyak 1.898 pengunjung, sednagkan minggu sebelumnya sebanyak 1.216 pengunjung. Kemudian di Kaliadem, jumlah kunjungan saat Imlek sebanyak 3.014 pengunjung. Sedangkan kunjungan pada minggu sebelumnya sebanyak 801 pengunjung.

“Walaupun terjadi peningkatan dibanding penerapan PTKM seminggu sebelumnya, destinasi wisata sudah siap dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” kata Suci.

Beberapa destinasi lainnya di Sleman seperti Candi Ijo, Candi Sambisari baru dibuka kembali pada masa PTKM yaitu sejak 9 Februari 2021.

Pelaksanaan Prokes/SOP pada pelaksanaan operasional terbatas secara umum dilaksanakan dengan baik oleh pengelola destinasi. Pihak manajemen atau kelompok masyarakat yang mengelola destinasi di wilayah Sleman rata-rata sudah menyadari pentingnya konsistensi pelaksanaan prokes, yang tidak hanya untuk melindungi wisatawan tetapi juga untuk melindungi karyawan/operator dan juga lingkungannya.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelaku usaha jasa pariwisata dan juga pengelola destinasi, agar mematuhi jam operasional dan melaksanakan prokes dengan baik dan konsisten,” tutur Suci. (*)

 

 



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini