menghitung-kelapa-secepat-kilat-dengan-teknologi-coconut-counterTeknologi Coconut Counter untuk penghitungan kelapa. (istimewa)


Yvesta Putu Ayu Palupi
Menghitung Kelapa Secepat Kilat dengan Teknologi Coconut Counter

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Indonesia terkenal sebagai negara yang subur dan beriklim tropis, bahkan memiliki potensi sektor agrikultur yang sangat besar.


Contoh, berdasarkan laporan World Atlas, produksi kelapa di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia dengan rata-rata produksi mencapai 18,04 juta ton kelapa butir per tahun.


Untuk meningkatkan kapasitas produksi tersebut, Widya Robotics sebagai perusahaan teknologi yang bergerak di sektor perindustrian melihat proses manual penghitungan kelapa dengan jumlah ribuan dapat diberi solusi.

"Hal ini dilakukan agar kapasitas produksinya dapat meningkat hingga tiga kali lipat dari sebelumnya," ujar Ruby Abdullah, Head of AI Division dari Widya Robotics melalui keterangan tertulisnya, Kamis (11/8/2022).


Menurut Ruby, peralatan-peralatan manual perlu digantikan dengan teknologi terbaru yang didukung proses kerja otomatis. Alat-alat canggih mulai dirancang untuk membantu pekerjaan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dari kendala itu, kemudian diolah dan dikembangkan hingga menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan dalam sebuah industri.

Solusi Vision Intelligence (VI) Coconut Counter diciptakan Widya Robotics untuk menghitung jumlah kelapa yang melewati conveyor.

"Dengan solusi ini, pekerjaan yang dulunya bergantung pada kejelian mata dapat digantikan dengan kecerdasan buatan. Teknologi ini diharapkan mampu beroperasi secara cepat dan akurat untuk membantu perusahaan atau bisnis perkebunan kelapa," jelasnya.

Teknologi yang disematkan pada Coconut Counter ini adalah object detection, object tracking, dan object counting. Cara kerjanya adalah obyek dideteksi, kemudian di-tracking. Prosesnya secepat kilat. "Jika obyek melewati garis digital maka obyek dihitung," jelasnya.

Perangkat ini dapat memfasilitasi pekerjaan, meningkatkan akurasi penghitungan, mengurangi waktu kerja, dan dapat menghemat energi atau tenaga kerja.

Coconut Counter dari Widya Robotics mulai dikembangkan November 2021 dan telah digunakan di perusahaan pengolahan kelapa Pulau Bintan. Alat ini dapat menghitung dengan kecepatan dan akurasi yang tinggi, sehingga minim kesalahan.

Pada dashboard Coconut Counter terdapat pelaporan mengenai jumlah kelapa yang dihitung secara periodik beserta grafik history jumlah kelapa setiap harinya. Selain itu, terdapat live view perhitungan kelapa dari kamera yang menghadap ke konveyor secara real time.

Tidak hanya perkebunan kelapa, Vision Intelligence telah digunakan di sektor industri lainnya seperti sektor manufaktur, pertambangan dan konstruksi. Solusi yang dibuat oleh Widya Robotics ini bersifat terbuka dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

"Tidak hanya kelapa dan industri lainnya yang membutuhkan solusi perhitungan yang dapat menggunakan teknologi ini, selanjutnya jika ada perkembangan kebutuhan proses bisnis, solusi ini dapat disesuaikan kembali," paparnya. (*)


TAGS: kelapa  robotics 

SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini