Menikmati Indahnya Kampung Flory

202

KORANBERNAS.ID – Semakin banyak desa wisata bisa dikunjungi di wilayah Kabupaten Sleman. Mulai dari yang baru dirintis, jadi masuknya masih gratis, hingga desa wisata yang sudah berkembang pesat lengkap dengan fasilitas yang bermanfaat.

Keanekaragaman budaya di desa wisata hingga kekayaan alam sengaja dijadikan daya tarik utama untuk memikat wisatawan lokal maupun asing.

Salah satu desa wisata yang kini banyak dikunjungi wisatawan adalah Desa Wisata Kampung Flory. Kampung yang awalnya merupakan pusat budidaya tanaman dan dikelola Taruna Tani Flory ini terletak di Dusun Jugang Pangukan Tridadi  Sleman.

Salah satu keunikan yang banyak diminati oleh pengunjung adalah kolam terapi ikan. Di kampung ini tersedia beberapa kolam yang bisa digunakan pengunjung untuk terapi. Penataannya cukup apik. Batu-batu disusun sebagai pinggiran kolam sehingga menambah menarik Kampung Flory.

Menurut Pengelola Kampung Flory, Sudihartono, desa wisata Kampung Flory ini memiliki luas lahan sekitar 4,5 hektar yang terbagi dalam beberapa zona.

Ada zona  “Taruna Tani” seluas satu hektar digunakan untuk usaha tanaman hias, tanaman buah dan kuliner. Maka jangan heran, begitu masuk ke kawasan ini pengunjung akan disuguhi pemandangan aneka tanaman berjejer dalam pot-pot besar maupun polybag.

Kemudian zona  “Dewi Flory” seluas 1 hektar yang menyajikan jasa penginapan (home stay), aneka outbound dan pelatihan kewirausahaan agrobisnis. Di sini banyak tersedia fasilitas outbound bagi anak-anak. Mulai dari jembatan tali, hingga ayunan dari ban. Anak-anak dijamin senang bermain di arena tersebut.

Di area outbound juga ada bali ndesa Kampung Flory. Ciri khasnya adalah menu kuliner desa mulai dari sayur lompong yang menjadi andalan, dengan camilan mendoan dan pisang goreng.

Menurut Sudihartono, bali ndesa Kampung Flory dikelola langsung oleh masyarakat. Sedang pengelolaan Kampung Flory Flora bekerja sama dengan Rumah Iwak Kalen.

Sedangkan zona  “Agrowisata Buah” seluas 2,5 hektar yang masih dalam pengembangan akan menyajikan wisata petik buah langsung, wisata edukasi dan pelestarian lingkungan.

Kolam terapi ikan menjadi area favorit pengunjung Kampung Flory termasuk anak-anak. (bid jalasutra/koranbernas.id)

Parkir luas

Dengan aneka pilihan wisata, Kampung Froly juga menyediakan tempat parkir cukup luas. Pengunjung akan merasakan kenyamanan ketika  berkunjung ke tempat ini.

Sudihartono mengatakan, Kampung Flory yang sekarang telah berkembang menjadi desa wisata terus memperluas lokasi usahanya. Upaya ini dilakukan karena tamu yang datang terus meningkat sehingga lokasi lama tidak memadai lagi.

“Di lokasi yang pertama, dengan menggandeng sebuah rumah makan kami hanya mampu melayani sekitar 800 tamu. Setelah diperluas, kami siap menampung sekitar 1.500 tamu. Apalagi di lokasi baru ini yang kami beri nama Bali n’Deso ini diberi tambahan sejumlah fasilitas seperti outbound dan restoran bekerja sama dengan ibu-ibu kampung sekitar,” paparnya, beberapa waktu lalu.

Terkait pembangunan agrowisata, Sudihartono menambahkan, saat ini masih dalam pembangunan jembatan gantung sepanjang 30 meter melintas Kali Bedog.

Kawasan di seberang Bali n’Deso  ini nantinya akan ditanami aneka buah-buahan lokal di mana pengunjung bisa langsung memetiknya. Kemudian juga ada pusat pembibitan dan peternakan. Pengunjung bisa memberi makan kambing, sapi, kerbau dan hewan lainnya.

“Kami juga akan membangun home stay di pinggir Kali Bedog untuk memfasilitasi tamu yang ingin menginap. Dengan penambahan fasilitas ini, kami optimis bisa menerima 2.000 tamu tiap harinya,” tambah Sudihartono.

Tamanan yang ada di Kampung Flory bukan hanya pajangan, namun boleh dibeli oleh pengunjung. Bagi yang tertarik, bisa langsung menghubungi tukang parkir yang berjaga.

Nanti akan langsung ditunjukkan lokasi tanaman yang diinginkan. Namun, apabila hanya ingin lihat-lihat saja sambil belajar juga boleh.

Masing-masing tanaman yang ada di sini diberi papan nama, sehingga pengunjung juga dapat mengetahui jenis-jenis tanaman tanpa harus bertanya kepada petugas. (sol)