Museum-museum Keluarkan Koleksi Unggulan

Dipamerkan di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta

64
Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Dra Christriyati Ariani M Hum membuka pameran Koleksi Unggulan, Kamis (09/08/2018), di Benteng Vredeburg Yogyakarta. (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Museum-museum di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tergabung dalam Badan Musyawarah Musea atau Barahmus, mengeluarkan koleksi-koleksi unggulannya kemudian dipamerkan di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Pameran ini dibuka Kepala Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Dra Christriyati Ariani M Hum, Kamis (09/08/2018), dan berlangsung lima hari hingga 13 Agustus 2018.

“Pameran ini diharapkan dapat membuka cara pandang masyarakat, bahwa museum itu tidak angker lagi, kotor, pengap, kuno dan membosankan,” ungkap Christriyati Ariani.

Menurut dia, pameran yang menarik dapat menggugah minat masyarakat minat masyarakat untuk mengunjungi museum. Dengan begitu, kebiasaan mengunjungi museum tidak hanya dilakukan oleh kalangan pelajar, mahasiswa, guru dan dosen, tetapi juga masyarakat umum.

Baca Juga :  Lesson Study Atasi Kejenuhan Membaca

Sebagai Kota Budaya, Kota Sejarah dan Kota Pendidikan, Yogyakarta memiliki cukup banyak museum yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta. Koleksinya pun sangat bervariasi.

Pameran kali ini juga dimaksudkan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Barahmus. Keberadaan organisasi tersebut mulai digagas dan dirintis pada 21 Juli 1971, kemudian resmi berdiri pada 7 Agustus 1971.

Dalam sambutannya, Ketua Barahmus DIY Prof Suratman menyatakan, pameran ini diikuti 30 museum dari 36 anggota Barahmus. Adapun temanya adalah Museum sebagai Wahana Pendidikan Karakter.

Sejumlah koleksi yang dipamerkan di antaranya Wayang Kancil Kuning, Wayang Kancil Pak Tani, Wayang Kancil Buaya. Ada juga koleksi berupa Batik Jawa Hokokai, Batik Belanda atau Batik Kumpeni, Replika Meriam serta beragam koleksi lainnya. (sol)

Baca Juga :  Mantan Sekda Purworejo Meninggal Saat Tenis