Senin, 26 Okt 2020,


pahlawan-senyum-di-hari-pahlawanSiswa TK sedang diedukasi tentang kesehatan mulut dan gigi menggunakan alat peraga yang menyenangkan, Senin (11/11/2019), di Bangsal Periksa Rumah Sakit Gigi dan Mulut UMY. (muhammad zukhrtonnee ms/koranbernas.id)


ronnee

Pahlawan Senyum di Hari Pahlawan


SHARE

KORANBERNAS.ID -- Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan PT Unilever Indonesia menyelenggarakan acara Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2019. Acara ini mengambil tema Pahlawan Senyum karena sekaligus untuk memperingati Hari Pahlawan.

 
Acara digelar selama 3 hari sejak Senin 11-13 November 2019 bertempat di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi serta rongga mulut.

Ketua penyelenggara, Regia Atistiyanto, menyampaikan ada sedikit perbedaan dari kegiatan BKGN sebelumnya, yaitu bakti sosial berupa pemeriksaan dan pengobatan gigi secara gratis.

Bakti sosial dilaksanakan di rumah sakit Pratama Muhammadiyah, Berbah, Yogyakarta. Selain itu juga dilakukan penambalan gigi sederhana, pencabutan gigi tanpa penyulit, pembersihan karang gigi dan aplikasi fluoride atau fissure sealant.

"Kami berharap kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini dapat mencari lebih dari 1000 pasien yang akan memeriksakan kesehatan gigi dan mulut mereka," kata Regia.

Pelayanan khusus juga diberikan pada anak berkebutuhan khusus. Bagi siswa TK dan SD dalam jejaring UMY dilayani secara gratis, mengingat pentingnya edukasi sejak dini terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut pada anak.

Erma Sofiani selaku penanggung jawab acara mengungkapkan, Program Profesi Dokter Gigi UMY juga berinovasi mengadakan penyuluhan gigi dan mulut pada guru TK se-Yogyakarta dalam bentuk Seminar Peran Guru.

"Seminar ini salah satunya agar tenaga pengajar paham betul golden periode pada siswa, yaitu masa lima tahun di awal tahap perkembangan anak. Pada fase ini terjadi pembentukan memori, perilaku, kebiasaan serta sikap, terutama tentang cara merawat gigi dan mulut," ujarnya.

Dengan adanya inovasi-inovasi tersebut, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut terutama masyarakat Yogyakarta. (eru)


Baca Lainnya :


Baca Lainnya :


TAGS:

SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini