Panwas Rekrut 2.810 Pengawas TPS

184
Kesibukan di salah satu kecamatan pada hari terakhir pendaftaran Pengawas TPS, Rabu (30/05/2018). (b maharani/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Panwas Kota Semarang merekrut Pengawas TPS (Tempat Pemungutan Suara) sebanyak 2.810 orang. Mereka akan dikerahkan untuk bertugas pada Pemilihan Gubernur pada 27 Juni 2018 di ibukota Jawa Tengah.

Ketua Panwaslu sekaligus Koordinator SDM dan Kelembagaan Panwas Kota Semarang, Muhammad Amin,  mengatakan persyaratan menjadi Pengawas TPS sesuai UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum.

Di antaranya, berusia 25 tahun, pendidikan SMU sederajat, berdomisili di TPS setempat, punya pengetahuan tentang kepemiluan.

“Mengacu regulasi tersebut  pengawas TPS dibentuk 23 hari sebelum hari pencoblosan dan berakhir 7 hari setelah pencoblosan,” kata Amin, Rabu (30/05/2018).

Dia mengakui dalam masa perekrutan mengalami kendala terkait persyaratan umur 25 tahun, ijazah atau yang lainnya. Berkat kerja sama dengan semua pihak, terutama Panwas Kelurahan dan Panwascam, penjaringan dapat berjalan.

Baca Juga :  PMI Sleman Siaga Bencana

Pengawas TPS nantinya bertugas di masing-masing TPS di seluruh wilayah di kota Semarang. Prioritasnya di saat masa tenang, persiapan pengepakan logistik dan pendistribusian, pemungutan dan penghitungan suara.

Memang ada kecamatan yang belum memenuhi kuota seperti Gunungpati, Mijen, Semarang Barat karena jumlahnya yang relatif banyak. “Kendala utama masalah umur dan pendidikan,” ujarnya lebih lanjut.

Pelantikan akan dilakukan serentak di masing-masing kecamatan pada 4 Juni 2018. (sol)