Pasangan M Khadziq-Heri Ibnu Wibowo Unggul

39

KORANBERNAS.ID — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Temanggung mengumumkan hasil pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 untuk  Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Temanggung.

Ketua KPUD Temanggung, Sujatmiko, Jumat (06/07/2018) mengatakan dari hasil rapat pleno yang dilakukan oleh KPUD Temanggung, pemenang Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yakni Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1 yaitu Ganjar Pranowo dan Taj Yasin.

Sedangkan pemenang untuk Bupati dan Wakil Bupati Temanggung yakni Paslon nomor urut 3, M Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo.

Pasangan pemenang Ganjar dan Yasin memperoleh 295.168 suara, sementara Paslon nomor urut 2, Sudirman Said dan Ida Fauziah memperoleh 172.616 suara.

Baca Juga :  Ketua RT Perlu Menjaga Jam Wajib Belajar

Untuk Paslon pemenang Bupati dan Wakil Bupati Temanggung nomor urut 3, M Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo memperoleh 258.734 suara.

Sedangkan nomor urut 1 Bambang Sukarno-Matoha mendapatkan 156.576 suara dan nomor urut 2 Haryo Dewandono-Irawan Prasetyadi mendapatkan 60.988 suara.

“Partisipasi pemilih untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah lebih tinggi dibanding Bupati dan Wakil Bupati Temanggung,” ungkapnya.

Mengapa perolehannya berbeda, lanjutnya, karena untuk gubernur ada pemilih yang berasal dari luar Temanggung dengan menggunakan A 5. Sehingga pemilihannya akan lebih banyak.

Selanjutnya akan dilakukan penetapan Paslon terpilih pada pekan depan. Jika terdapat keberatan dari para Paslon terkait dengan perolehan suara tersebut dapat mengajukan sengketa kepada Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga :  Empat Tahun Sarihusada Rintis Rumah Srikandi di Nanggulan

“Kami menunggu pasangan calon yang akan mengajukan sengketa di Mahkamah Konstitusi dengan batas pengajuannya sampai dengan hari Jumat 6 Juli 2018,” ujarnya.

Hasil rekapitulasi tersebut langsung diumumkan melalui website dan berlaku selama tiga Rabu (4/6) hingga Jumat (6/7).

“Namun demikian perlu diingat selisih perolehannya cukup lebar, sehingga kalau  disoal itu adalah hasil dan proses, otomatis kemungkinan besar ditolak, Namun kalau prosesnya mau disoal itu menjadi domain dari paslon nomor 1 dan nomor 2, silakan itu hak,” tambahnya. (sol)