Senin, 26 Okt 2020,


pasien-konfirmasi-covid19-meninggal-bertambah-dua-orangSuasana Poliklinik Pengobatan Penyakit Paru-paru Kebumen. (nanang wh)


Nanang WH

Pasien Konfirmasi Covid-19 Meninggal Bertambah Dua Orang


SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN --Pasien konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Kebumen yang meninggal bertambah dua orang sehingga jumlahnya menjadi 13 orang, sejak pandemi Corona Maret 2020. 

Koordinator Bidang Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Covid-19 Kebumen, Cokro Aminoto, Rabu (23/9/2020) menjelaskan, dua pasien meninggal, seorang laki-laki umur 62 tahun warga Kecamatan Alian dan seorang perempuan umur 72 tahun warga Kecamatan Kebumen.


Baca Lainnya :

Keduanya tertular dengan konfirmasi Covid-19 sebelumnya. “Meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Kebumen,” ujarnya.

Bersamaan dengan hasil kedua pasien meninggal, gugus tugas menerima informasi hasil swab konfirmasi 10 orang dan hasil swab negatif 38 orang. Jumlah konfirmasi Covid-19 menjadi 417 orang. Sebanyak 266 sembuh, 138 orang menjalani isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit rujukan.


Baca Lainnya :

Pengambilan swab terhadap orang yang pernah kontak dengan konfirmasi Covid-19, Senin (21/9/2020) dan Rabu ( 23/9/2020) dilaksanakan di Poliklinik Pengobatan Penyakit Paru-paru Kebumen.

Kepala UPT Poliklinik Pengobatan Penyakit Paru-paru Kebumen dr Arif Dwi Nugroho kepada koranbernas.id menjelaskan, selama dua hari telah mengambil swab 700 orang lebih. Mereka berasal dari beberapa daerah dengan konfirmasi Covid-19 baru.

Menurut Arif, tempat pengambilan swab sudah tidak difungsikan sebagai tempat karantina konfirmasi Covid- 19 tanpa gejala.

Tempat tidur sebanyak 50 yang disiapkan untuk karantina sudah diambil BPBD Kebumen. Sisanya tinggal 5 tempat tidur untuk keperluan pengambilan swab.

Arif mengungkapkan, pada masa pandemi jumlah kasus terkonfirmasi semakin banyak. Hal ini bukan ada fase dua atau tiga. Peningkatan kasus yang cukup besar, karena penambahan jumlah kasus setara dengan deret ukur.

Apalagi sekarang ini ada kegiatan mencari orang yang tertular, dengan penelusuran mereka yang pernah kontak dengan terkonfirmasi.

Masyarakat diimbau mengenakan masker dan jaga jarak. Bagian dari pencegahan penularan ini hendaknya dijalankan. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini