Rabu, 04 Agu 2021,


pensiun-bukan-berarti-berhenti-mengabdiKustini Sri Purnomo menyerahkan SK Purna tugas bagi ASN di lingkungan Pemkab Sleman, Senin (21/6/2021). (istimewa)


Nila Hastuti
Pensiun Bukan Berarti Berhenti Mengabdi

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Sebanyak 18 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, akan memasuki masa pensiun terhitung mulai tanggal 1 Juli hingga 1 Desember 2021. Penyerahan Surat Keputusan (SK) purna tugas diserahkan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Senin (21/6/2021), di Gedung BKPP Lantai III Kabupaten Sleman.


Kustini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para penerima SK purna tugas yang telah berhasil melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang dibebankan dengan sangat baik di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sleman. “Saya merasa bangga atas prestasi yang telah bapak dan ibu raih dan telah berhasil melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang dibebankan dengan sangat baik,” kata Kustini.


Kustini menyampaikan, tidak semua ASN berhasil melewati masa pensiun. Cukup banyak ASN yang mengajukan pensiun dini karena sakit atau alasan lain.

Kustini juga mengingatkan, agar ASN calon purna tugas tersebut terus aktif berkegiatan di tengah masyarakat. Purna tugas, katanya, merupakan masa perpindahan pengabdian dari suatu instansi, ke masyarakat secara langsung.


“Masa purna tugas atau pensiun sebenarnya merupakan masa perpindahan dari rutinitas di instansi dengan rutinitas di rumah dan masyarakat. Oleh karenanya pensiun hendaknya dimaknai sebagai suatu awal untuk mengabdi pada masyarakat dengan waktu yang lebih lama. Sebab masyarakat masih membutuhkan orang-orang yang berpengalaman dalam bidang pemerintahan,” kata Kustini.

Priyo Handoyo selaku Kepala BKPP Kabupaten Sleman menjelaskan, BKPP telah memiliki program pelayanan satu pintu dalam hal pengurusan surat keputusan pensiun untuk memudahkan para ASN yang akan purna tugas.

“Layanan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan satu pintu dalam hal pengurusan surat keputusan pensiun dan dokumen pendukungnya. Dengan mekanisme ini, calon purna tugas tidak perlu mengurus sendiri SK pensiun, Kartu Identitas Pensiun dan Bukti Transfer Tunjangan Hari Tua,” jelasnya. (*)

 



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini