atas1

Penyerangan Kampus UKDW Hoaks

Senin, 08 Apr 2019 | 21:50:20 WIB, Dilihat 3902 Kali - Oleh Rosihan Anwar

SHARE


Penyerangan Kampus UKDW Hoaks Kampanye capres nomor urut 2, Prabowo-Sandi, Senin (8/4/2019). (rosihan anwar/koranbernas.id)

Baca Juga : Zona Kebaikan Air di Taman Pintar Makin Interaktif


KORANBERNAS.ID -- Beredarnya kabar tentang penyerangan ke kampus Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) pasca kampanye akbar capres nomor 02, Senin (8/4/2019) siang, ternyata adalah informasi bohong alias hoax. Info yang viral pada Senin sore tersebut telah dipastikan langsung oleh Kabid Huma Polda DIY AKBP Yuliyanta.

Kepada sejumlah media, Yuliyanta membantah kabar dua mahasiswa UKDW yang ditusuk ataupun terkena sabetan pedang. “Nggak, itu nggak benar. Saya sudah ngecek ke lapangan, tidak ada laporan seperti itu,” ujarnya.

Sebelumnya beredar kabar terjadi penusukan yang menyebabkan dua orang mahasiswa UKDW meninggal dunia. Tak hanya itu saja, sebuah broadcast yang menyebar luas juga meminta masyarakat hati-hati dengan konvoi pendukung Prabowo – Sandi yang melintas di seputaran Jalan Godean, wilayah Ngampilan dan Wirobrajan sekitarnya, serta seputaran wilayah Pengok.

“Sekali lagi itu tidak benar. Saya sudah mengecek ke jajaran tidak ada seperti itu,” tandasnya.

Yuliyanta pun malah membenarkan jika ada provokasi terhadap pendukung Prabowo yang diduga dilakukan oknum pendukung partai tertentu. Namun, pihaknya berhasil mengamankan situasi.

Demi menenangkan suasana, Rektor UKDW Ir Henry Feriadi PhD menyebarkan klarifikasi bahwa berita yang beredar adalah hoax. Dari broadcast yang diterima Koran Bernas, Rektor UKDW menjelaskan, pihaknya telah melakukan langkah antisipatif saat berlangsungnya kampanye di Stadion Kridosono yang berdekatan dengan kampus UKDW.

“Memang telah terjadi insiden bentrokan antara massa peserta parpol tertentu sepulang kampanye di Kridosonon tadi siang dengan penduduk Klitren yang terjadi di sepanjang Jalan Wahidin di depan Kampus UKDW. Pada waktu kejadian, satpam telah diminta untuk menutup gerbang dan meminta para mahasiswa untuk tetap berada di area aman di halaman kampus.”

“Polisi telah mengambil langkah tegas memisahkan massa yang bentrok dan menutup mulut gang pada Kampung Klitren sehingga kerusuhan tidak berlanjut. Tolong bantu jelaskan berita yang tidak benar tentang adanya korban mahasiswa UKDW ini. Kampus UKDW tetap berusaha sebaik-baiknya menjaga keamanan dan keselamatan civitas akademika UKDW. Semoga masa kampanye bisa tetap berlangsung aman dan damai,” tulis Henry Feriadi. (yve)



Senin, 08 Apr 2019, 21:50:20 WIB Oleh : warjono 458 View
Zona Kebaikan Air di Taman Pintar Makin Interaktif
Senin, 08 Apr 2019, 21:50:20 WIB Oleh : Nila Jalasutra 806 View
Budaya Gotong Royong Harus Ditingkatkan
Senin, 08 Apr 2019, 21:50:20 WIB Oleh : Masal Gurusinga 558 View
Kawasan Wisata Berubah Jadi Semak Belukar

Tuliskan Komentar