Pertamina Ingatkan Pemudik Tidak Sepelekan Kemacetan

47
Armada Motorist Pertamina siap meluncur melayani pembelian BBM dalam kondisi darurat. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Para pemudik diingatkan untuk tidak menyepelekan resiko kemungkinan terjadinya kemacetan selama dalam perjalanan. Resiko kemacetan tak terduga sangat mungkin terjadi, mengingat lonjakan jumlah kendaraan yang melintas di sepanjang jalur mudik.

Selain pihak aparat kepolisian, peringatan ini juga disampaikan oleh PT Pertamina (Persero) sebagai perusahaan yang terlibat aktif mengamankan jalannya arus mudik dan balik Lebaran 2018, Pertamina kata Unit Manager Communication and  CSR Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari, telah menyiapkan berbagai skenario untuk mengamankan kebutuhan BBM pemudik dan masyarakat.

Selain layanan KiosK Pertamax yang menjual BBM kemasan, Mobile Dispenser, Portable Tank Operation (PTO) dan SPBU Kantong, juga disiagakan layanan 200 Motorist yang berjaga di seluruh SPBU. Tim ini siap dioperasionalkan ketika kondisi macet, atas arahan dan pendampingam dari pihak kepolisian.

“Layanan motorist sudah kami lakukan beberapa hari yang lalu. Saat itu terjadi kemacetan di KM 407. Sebanyak 6 unit motorist bergerak untuk melayani pengendara,”ujar Andar dalam rilisnya, Rabu (13/06/208).

Baca Juga :  Tenang, Angkutan KA Nataru Aman

Namun Andar mengingatkan, pelayanan dari unit-unit ini, termasuk penjualan BBM di KiosK Pertamax, sifatnya hanyalah sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan. Pemudik kemudian dapat mengisi BBM lagi di SPBU.

“Karena itu pembeliannya diatur antara 10–20 liter per kendaraan, untuk meminimalisir antrean,”tambah Andar.

Belajar dari pengalaman tahun-tahun lalu, akan lebih baik apabila pemudik atau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jauh termasuk untuk berwisata, terlebih dulu mengisi BBM full di SPBU terdekat.

Pengisian sebaiknya dilakukan lagi ketika tanki dalam kondisi terpakai setengahnya, untuk menghindari berbagai kemungkinan terkait kemacetan.

“Apabila diperlukan, kami juga menyediakan aplikasi Pertamina GO yang bisa diunduh untuk membantu masyarakat menemukan titik lokasi SPBU terdekat atau menghubungi layanan kontak Pertamina di 1-500 000,” lanjutnya.

Baca Juga :  Purworejo Siap Kembangkan Potensi Pariwisata

Terkait serapan BBM, sampai H-6 Lebaran, Penjualan BBM naik hingga 17 persen, dengan  penjualan di Kiosk Pertamax mencapai 104.943 liter, dengan pertamax series masih menjadi pilihan terbanyak.

Dalam 3 hari operasional Kiosk Pertamax tercatat telah melayani 17.577 kendaraan untuk pengisian BBM di 25 titik di wilayah Jateng dan DIY.

“Hasil evaluasi kami, penjualan pertamax di masa satgas Idul Fitri 2018 sebesar 3.012 kl atau lebih tinggi 17 persen dari penjualan rata-rata normal harian yaitu sebesar 2.579 kl untuk seluruh jateng dan DIY,” ujar andar.

“Sedangkan khusus di jalur tol penjualan pertamax telah mencapai 97.215 liter, pertamina dex 7.728 liter dan premium sebesar 370 liter,” tambahnya. (*/SM)