PKS Yogyakarta Rangkul Anak Muda agar Tak Alergi Politik

415
Muhammad Syafi’i (kanan) didampingi Wartono dan Nur Cahyo Nugroho menyampaikan keterangan saat silaturahim dengan media di Media Center Markas Pemenangan DPD PKS Kota Yogyakarta Jalan Sidikan 14 Pandeyan Umbulharjo. (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Sebagian anak-anak muda khususnya pemilih pemula kadang-kadang alergi politik. Melalui wadah PKS Muda, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Yogyakarta  merangkul mereka bergabung ke dalam wadah PKS Muda.

“PKS Muda memberikan pendidikan politik bagi anak muda untuk mengaktualisasi diri dengan kegiatan kreatif dan menarik. Perkembangan bangsa ini tidak bisa lepas dari politik, pemilu, pilpres dan pilkada. Ini harus bisa ditangkap oleh generasi muda,” ungkap Muhammad Syafi’i, Ketua DPD PKS Kota Yogyakarta.

Pada acara silaturahim dengan wartawan di Media Center  Markas Pemenangan DPD PKS Kota Yogyakarta Jalan Sidikan No 14 Pandeyan Umbulharjo, dia menyampaikan dengan bergabung dalam wadah PKS Muda, harapannya anak muda menjadi lebih perhatian dengan kondisi masyarakat dan negara.

“Ini juga sebagai wujud PKS sebagai partai politik melakukan literasi politik kepada masyarakat terutama kalangan anak muda penerus bangsa, sehingga anak muda mau ikut berpolitik dan tidak alergi dengan partai politik,” tandasnya.

Selanjutnya, anak-anak muda usia pelajar dan mahasiswa tersebut memperoleh kesempatan menjadi Relawan Digital.

“Kita beri ruang ruang seluas-luasnya untuk berkreasi di bidang musik, budaya dan sosial. Ini sayap baru di bawah Bidang Kepemudaan,” ungkap Muhammad Syafi’i didampingi Nur Cahyo Nugroho dari Bidang Pemenangan Pemilu serta Wartono selaku Humas.

Baca Juga :  Pemda DIY Beri Penghargaan Insan Pendidikan Berprestasi

Nur Cahyo Nugroho menambahkan, anak-anak muda merupakan generasi jaman now yang sudah melek informasi, terutama mengenai kondisi perpolitikan nasional.

Potensi ini menjadi catatan penting untuk didetailkan dengan cara memaksimalkan edukasi lebih dini supaya mereka menjadi pemilih rasional.

Wartono menambahkan, rangkaian acara Milad ke-20 PKS bertajuk Ayo Lebih Baik kali ini berlangsung 14-29 April 2018. Rencananya, acara milad digelar di berbagai titik di Kota Yogyakarta dan melibatkan berbagai kalangan mulai dari masyarakat umum, kawula muda hingga perempuan.

“Puncak acara rencananya digelar Ahad 29 April di DPW PKS DIY. Acara puncak milad diisi dengan kegiatan senam, sarapan bersama dan pembagian PKS Award,” kata Tono.

Grebeg Pasar

Sedangkan Launching PKS Muda dijadwalkan digelar di DPW PKS DIY pada 14-15 April, diawali dengan pendidikan politik untuk pemilih pemula, Sabtu (14/04/2018) dilanjutkan Grebeg Pasar, Ahad (15/04/2018) serta aksi kreatif di delapan titik pasar di Kota Yogyakarta. “Launching PKS Muda dimeriahkan lomba selfie Aku dan 8,” tambahnya.

Baca Juga :  Air Baru Mengalir setelah Mata Bor Tembus Kedalaman 80 Meter

Kedelapan pasar tersebut adalah Pasar Kotagede, Pasar Ngasem, Pasar Lempuyangan, Pasar Kranggan, Pasar Pingit, Pasar  Prawirotaman, Pasar Demangan dan Pasar Sentul.

Seluruh rangkaian acara Grebeg Pasar dimulai pukul 05:30 hingga 11:00 yang akan diikuti 300 kader dan simpatisan PKS dari kalangan muda.

Kegiatan Grebeg Pasar antara lain membeli tanpa menawar, pemberian jadwal Imsakiyah, atraksi maskot dan pelayanan kesehatan oleh dokter-dokter muda PKS.

“Khusus layanan kesehatan hanya akan digelar di dua tempat yaitu Plaza Ngasem dan Pasar Kotagede yang terbuka untuk seluruh masyarakat Jogja,” kata Tono.

Satu rangkaian dengan acara milad, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kota Yogyakarta akan menggelar acara Kartinian pada 21-22 April di 45 titik Dewan Perwakilan Ranting (DPRa), tingkat kelurahan.

Muhammad Syafi’i menambahkan, rangkaian acara milad juga dimeriahkan olahraga senam. “Kita sudah punya senam sendiri, dengan gerakan dan iringan musik yang kita ciptakan sendiri, namanya Senam PKS Nusantara. Sudah ada 107 instruktur senam,” paparnya.

Dijadwalkan pula, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan hadir menyampaikan orasi kebangsaan tentang kondisi perpolitikan Indonesia sekarang. (sol)